SUARA GARUT - Utang makin menumpuk, pemerintah Republik Indonesia telah mengajukan proposal kepada Bank Dunia untuk mendapatkan dana yang akan digunakan dalam menghadapi pandemi di masa depan.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas negara dalam mengatasi ancaman kesehatan yang mungkin muncul di masa mendatang.
Pengajuan dana hibah tersebut dimulai dengan tahapan pengajuan proposal kepada Bank Dunia yang ditandatangani oleh sejumlah perwakilan Pemerintah Indonesia.
Mereka adalah Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Kementerian Pertanian Fadjri Jufri, Sekretaris Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional Nur Tri Aries Suestiningtyas, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan Satyawan Pudyatmoko.
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak awal 2020 telah memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan perekonomian global.
Sebagai negara yang turut terdampak, Indonesia menyadari pentingnya mempersiapkan diri secara lebih baik untuk menghadapi kemungkinan pandemi lainnya yang bisa terjadi di masa depan.
Dalam proposalnya, Pemerintah Indonesia menyoroti perlunya peningkatan kapasitas dalam bidang kesehatan, termasuk infrastruktur kesehatan, sistem deteksi dini, dan pengembangan vaksin serta obat-obatan.
Dana yang diajukan diharapkan dapat digunakan untuk memperkuat sistem kesehatan yang ada, memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat, serta meningkatkan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan kekuatan secara finansial untuk menghadapi risiko yang muncul akibat pandemi.
Baca Juga: Partai Cahaya Lilin Dicoret dari Pemilu Kamboja, PM Hun Sen Dicurigai Jegal Oposisi
Sementara itu, Wakil Presiden Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Satu Kohkohen, menyambut baik proposal dari Pemerintah Indonesia.
Dia mengakui upaya serius yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan kapasitas dalam menghadapi pandemi di masa depan.
Bank Dunia akan mengevaluasi proposal ini dengan seksama dan mempertimbangkan kemungkinan memberikan dukungan finansial kepada Indonesia.
Diharapkan, dengan adanya dukungan dari Bank Dunia, Indonesia akan dapat meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat dan memperkuat infrastruktur kesehatan secara keseluruhan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Apakah Sabun Cuci Muka Batangan Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 4 Rekomendasinya
-
Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz
-
Beban Berat di Balik Pintu Kos: Surat Terakhir Pemuda Tulungagung yang Gantung Diri
-
Ketika Waktu Memanggil: Cinta yang Tersesat di Medan Perang Sarajevo 1993
-
Fisik Makin Prima, Bojan Hodak Beri Sinyal Layvin Kurzawa Tampil saat Persib vs PSIM
-
Mata di Tanah Melus: Petualangan Fantasi yang Membuka Wajah Indonesia Timur
-
Resmi Timnas Indonesia Masuk Pot 4 Drawing Piala Asia 2027, Potensi Grup Neraka Mengintai
-
PSSI Restui Duel Persija vs Persib di Stadion GBK, Yunus Nusi: Agenda Timnas Indonesia Masih Lama
-
Promo Alfamart Hari Ini 4 Mei 2026, Diskon Susu Paling Murah Sejagat
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza