SUARA GARUT - Perpisahannya dengan Ahmad Dhani pada 2008, membuat Maia Estianty mempelajari hal yang sangat berharga.
Maia Estianty pun mengaku telah merelakan segala yang ia punya saat ini. Hal itu terjadi setelah Maia bercerai dengan Ahmad Dhani.
Ibu Al, El, dan Dul ini pernah merasakan sakit hati setelah Mulan Jameela yang merupakan teman duetnya menikah dengan Ahmad Dhani.
Kasus perceraian Maia dengan Ahmad Dhani yang dipenuhi polemik semakin memburuk ketika pengadilan tidak memberikan hak asuh anak kepada dirinya.
Momen yang membuatnya merasa berada dititik terendah itu pun telah menjadikannya titik balik untuk kehidupannya saat ini.
“Waktu yang pengadilan pertama, kedua, ketiga kan gue menang anak-anak, baru pengadilan keempat yang peninjauan kembali anak-anak boleh memilih karena sudah berada di atas 12 tahun,” ungkapnya.
Maia mengungkapkan bahwa perceraiannya dengan Ahmad Dhani membuatnya belajar untuk mengikhlaskan segalanya termasuk rasa memiliki terhadap anak-anaknya.
“Anak-anak belum dikasih ke gue, dari proses gue yang sempet sesakit, sedih gak bisa ketemu anak-anak sampe ya itu gue belajar melepaskan kemelekatan disitu,” ujar Maia.
Maia juga mengaku menjalani proses yang tak singkat dalam mengikhlaskan keadaan dimana tidak bisa lagi bersama anak-anaknya.
Baca Juga: Netizen Sambut Hasil Operasi Doddy Sudrajat dengan Ejekan: Jadi Inget Film Pocong
“Belajar melepaskan attachment, enam tahun, buat anak-anak mungkin empat tahun,” katanya.
Lebih jauh, Maia sudah memikirkan kematian dimana membuatnya sadar bahwa apa yang dimilikinya saat ini, termasuk anak-anaknya, bukanlah apa-apa jika ia meninggal.
“Kalau kita gak ikhlas gak ngelepasin seperti itu akan susah lho. Itu bikin gue akhirnya belajar melepaskan dalam kemelekatan. Gue belajar saat gue mati nanti,” lanjutnya.
Hingga diakui Maia saat ini ia sudah siap kehilangan segalanya, termasuk pasangannya, harta, dan bahkan anak-anaknya.
“Gue udah siap dengan kehilangan apapun, jadi gue ke pasangan, harta, ke anak-anak gue gak mau terlalu memiliki," ucapnya.
"Karena anytime mau Tuhan ambil terserah aja, karena gue udah di titik yang segala sesuatu itu Tuhan yang atur. Tuhan mau datengin, mau ambil, terserah,” ungkapnya. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali