Kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa berharap pertandingan lanjutan menghadapi PSS Sleman yang terpaksa dihentikan dapat segera ditentukan.
Pertandingan pekan ke -17 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, harus dihentikan karena hujan deras yang mengguyur lapangan.
“Kami sudah mempersiapkan segalanya untuk laga melawan PSS. Namun patut disayangkan laga harus ditunda akibat lapangan tergenang air karena hujan deras,” ucap Andritany, dikutip dari laman Persija, Selasa (27/12/2022).
“Saya berharap jadwal laga tunda bisa ditentukan lebih cepat agar persiapan tim kami lebih baik dari yang kemarin,” ujarnya melanjutkan.
Hujan dengan volume kecil memang sudah turun di Manahan saat kedua tim melakukan pemanasan sebelum laga. Hingga akhirnya di babak kedua hujan yang turun begitu deras sehingga fungsi drainase lapangan terhambat dan pandangan pemain pun terbatas.
Dalam situasi pertandingan, Persija sebetulnya mampu menguasai pertandingan di babak pertama. Beberapa peluang dari Rezaldi Hehanussa dan Riko Simanjuntak sempat mengancam gawang PSS.
Namun, usaha Persija untuk terus menggempur pertahanan PSS terpaksa dihentikan. Hujan bertambah deras saat babak kedua dimulai hingga akhirnya pada menit 47’ pertandingan tak bisa dilanjutkan.
Setelah menunggu 2 x 30 menit, perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB), perangkat pertandingan, dan perwakilan kedua tim, menggelar emergency meeting dan memutuskan pertandingan ditunda. Meski demikian, belum ada jadwal baru untuk melanjutkan laga tersebut.
Baca Juga: Bermain Sebagai Striker, Igbonefo : Saya Harus Seperti Drogba
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali