Suara.com - Banyak orang yang kesulitan tidur karena berbagai faktor, mulai dari stres kerjaan, tanggung jawab keluarga, hubungan yang bermasalah dan masih banyak lagi.
Dan, akibat gangguan tidur, sejumlah masalah kesehatan bisa saja terjadi.
Bahkan sebuah studi terkini menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak mendapatkan cukup tidur bisa mengalami penyimpangan memori.
Sebelumnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan penyakit lain yang parah seperti obesitas, penyakit jantung dan sistem kekebalan tubuh.
Untuk memahami hal ini, peneliti dari Michigan State University dan University of California, Irvine, Melakukan eksperimen untuk mengukur efek dari kurang tidur pada memori.
Mereka menemukan Peserta yang tetap terjaga selama 24 jam - dan bahkan Mereka yang mendapat lima atau lebih sedikit jam tidur - lebih mungkin untuk terganggu konsentrasinya dibandingkan peserta yang bisa beristirahat dengan baik.
The Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa kurang tidur terkait dengan kecelakaan kendaraan, kecelakaan saat melakukan tugas dan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Psychological Science. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya
-
4 Cara Mengatasi Memori HP Penuh Akibat Kiriman Video WhatsApp saat Lebaran
-
4 HP Vivo RAM Besar Memori 256 GB Termurah, Multitasking Lancar Jaya
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik