Suara.com - Saat ini, belum ditemukan vaksin yang efektif dan teruji klinis untuk menghalau penyakit malaria yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dengan menginfeksi sel darah merah dan bisa menyebabkan kematian.
Namun seorang peneliti dari Australia selangkah lagi akan berhasil membuat vaksin malaria dengan mengandalkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit mematikan ini.
Dialah Prof. James Beeson dari Burnet Institute Melbourne. Dalam penelitiannya ia mencoba mencari tahu terlebih dahulu bagaimana virus malaria bekerja dalam tubuh seseorang.
"Kami telah menemukan bagaimana cara antibodi bekerja sama dengan protein khusus untuk memblokir infeksi virus malaria," kata Profesor James Beeson, kepala Burnet Institute Centre Biomedical Research.
Lebih lanjut, Prof Beeson menjelaskan bahwa dalam melawan infeksi, antibodi memiliki tim yang bertugas menghambat virus mencapai sel darah merah. Tim ini berupa protein khusus yang disebut complement protein.
"Temuan ini diharapkan dapat membuka jalan untuk mengembangkan vaksin malaria yang efektif," imbuhnya. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi