Suara.com - Anda tentu tak asing lagi dengan anjuran untuk mengonsumsi jus jambu saat Anda atau orang lain mengalami gejala demam berdarah (DBD). Ada anggapan bahwa mengonsumsi jus jambu dapat membantu meredakan gejala DBD. Lantas apakah hal ini terbukti secara medis?
Pakar gizi Dr. Grace Judio-Kahl menyebut bahwa buah jambu memang mengandung nutrisi phytonutrient bernama quercentin yang berfungsi menambal pembuluh kapiler yang bocor karena demam berdarah.
"Sebetulnya jus buah apa aja tidak masalah karena mengandung elektrolit. Tapi kenapa orang bilang jambu, karena ada phytonutrient yang membuat kapilernya tidak bocor," kata dr Grace pada temu media Jakarta food Editors Club yang dihelat Unilever di Jakarta, Kamis (10/9/2015).
Oleh karena itu, pasien demam berdarah memang dianjurkan untuk mengonsumsi jus buah jambu untuk mengatasi pembuluh darah yang bocor sehingga gejalanya bisa teratasi. Namun, tak hanya jus jambu, pasien DBD juga sebaiknya menambah cairan elektrolit lainnya.
"Cairan elektrolit bisa mengganti cairan dan mengembalikan tenaga pasien yang hilang," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS