Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Salam kenal, Dok. Sebulan yang lalu saya melakukan MCU untuk penerimaan calon pegawai, dan hasil lab yang keluar ternyata menunjukkan bahwa GDP saya 107 dan urinalisa leukosit +3 serta didiagnosis susp. toleransi glukosan terganggu dan ISK. Yang jadi pertanyaan saya adalah, leukosit di urin ini apakah termasuk indikasi penyakit serius atau tidak? Apa yang harus saya lakukan untuk menurunkan leukosit dan GDP agar berada dalam batas normal? Terima kasih.
Tiana
Jawab:
Selamat siang Tiana,
ISK atau infeksi saluran kencing (kemih) bisa dilihat dari gejala klinis seperti saat buang air kecil (BAK) terasa nyeri, anyang-anyang, panas, sulit keluar, dan biasanya dibuktikan dengan adnya peningkatan leukosit pada pemeriksaan urin. Untuk mengatasinya Anda dapat mengunjungi dokter agar diberikan antibiotik untuk ISK dan mengatasi gejala lain.
Untuk glukos darah yang terganggu bisa diatasi dengan mengurangi makanan yang terlalu manis dan olahraga minimal 3 kali selama 30 menit dalam seminggu. Apabila GDP tidak berusaha dikontrol, kondisi ini dapat menjadi penyakit diabetes mellitus.
Terima kasih, semoga membantu.
Dijawab oleh dr. Lola Fedora
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma