Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Salam kenal, Dok. Sebulan yang lalu saya melakukan MCU untuk penerimaan calon pegawai, dan hasil lab yang keluar ternyata menunjukkan bahwa GDP saya 107 dan urinalisa leukosit +3 serta didiagnosis susp. toleransi glukosan terganggu dan ISK. Yang jadi pertanyaan saya adalah, leukosit di urin ini apakah termasuk indikasi penyakit serius atau tidak? Apa yang harus saya lakukan untuk menurunkan leukosit dan GDP agar berada dalam batas normal? Terima kasih.
Tiana
Jawab:
Selamat siang Tiana,
ISK atau infeksi saluran kencing (kemih) bisa dilihat dari gejala klinis seperti saat buang air kecil (BAK) terasa nyeri, anyang-anyang, panas, sulit keluar, dan biasanya dibuktikan dengan adnya peningkatan leukosit pada pemeriksaan urin. Untuk mengatasinya Anda dapat mengunjungi dokter agar diberikan antibiotik untuk ISK dan mengatasi gejala lain.
Untuk glukos darah yang terganggu bisa diatasi dengan mengurangi makanan yang terlalu manis dan olahraga minimal 3 kali selama 30 menit dalam seminggu. Apabila GDP tidak berusaha dikontrol, kondisi ini dapat menjadi penyakit diabetes mellitus.
Terima kasih, semoga membantu.
Dijawab oleh dr. Lola Fedora
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem