Suara.com - Banyak orang menjalani diet ketat demi mendapatkan tubuh ideal, tapi secara tak sadar tetap melakukan sederet kebiasan yang salah. Akibatnya berat badan bukannya menyusut, tapi justru mengalami kegemukan.
Nah untuk itu, Anda harus hindari lima kebiasaan buruk ini untuk menghindari lonjakan berat badan.
1. Gigitan yang terlalu besar
Menurut penelitian, menelan gigitan makanan yang terlalu besar bisa membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori dibandingkan gigitan yang lebih kecil. Jadi ketika Anda makan, pastikan untuk menggigitnya lebih kecil dan mengunyahnya hingga halus sebelum menelannya.
2. Kurang konsumsi air
Orang yang kurang mengonsumsi air lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan racun dalam tubuh tetap bersemayam dan membuat Anda terus merasa lapar.
3. Makan di piring berukuran besar
Mengonsumsi makanan di piring yang lebih besar juga diyakini dapat memicu lonjakan berat badan dibandingkan mereka yang makan di piring yang berukuran kecil. Pasalnya semakin besar piring maka semakin banyak makanan yang Anda tempatkan di dalamnya. Jadi, cara terbaik untuk mengendalikan nafsu makan adalah makan di piring berukuran kecil.
4. Kurang tidur
Tidak mendapatkan istirahat yang cukup juga dapat membuat badan menjadi gemuk. Pasalnya penelitian menunjukkan bahwa kalori dalam tubuh lebih banyak dibakar ketika seseorang tidur.
5. Bergaul dengan mereka yang bergaya hidup tak sehat
Memiliki teman-teman dengan gaya hidup tak sehat bisa membuat seseorang mengalami lonjakan berat badan. Ini karena Anda mengikuti pola makannya yang cenderung tak sehat di sekitar Anda. (TimesofIndia)
Berita Terkait
-
Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg
-
5 Merek Gula Rendah Kalori Murah untuk Diabetes dan Diet, Bisa Ditemukan di Supermarket
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Apa Bedanya Vegan dan Vegetarian? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru!
-
Berat Badan Jadi Sorotan, Audy Item Ungkap Perjuangan Diet dan Olahraga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya