Suara.com - Manfaat tidur sebelah kiri bagi kesehatan ternyata bukan sekedar mitos. Menurut sebuah penelitian, pola tidur menyamping ke sebelah kiri dapat mempengaruhi proses pencernaan, menjaga kesehatan jantung, bahkan membuat proses metabolisme tubuh terjadi lebih optimal.
Sebaliknya pola tidur tak tepat bisa memicu pengeluaran hormon stres dan menyebabkan kenaikan berat badan yang tak disangka-sangka. Oleh karena itu pertimbangkan beberapa alasan berikut untuk tidur dengan posisi menyamping ke sebelah kiri.
1. Membantu proses pengeluaran sisa metabolisme dari dalam tubuh
Tidur di sisi sebelah kiri memudahkan makanan untuk bergerak dari usus kecil ke usus besar sehingga membantu pengeluaran sisa metabolisme tubuh keesokan harinya.
2. Mencegah maag
Tidur di sisi sebelah kiri juga dapat mengurangi refluks asam dalam tubuh. Sebaliknya tidur dengan posisi tidak tepat dapat memicu kenaikan asam lambung yang memicu ketidaknyaman di saluran pencernaan.
3. Mengurangi risiko sakit punggung
Orang dengan sakit punggung tidak bisa tidur dengan nyaman dengan posisi yang salah. Oleh karena itu tidur di sisi sebelah kiri dapat membantu mereka mengurangi rasa nyeri.
4. Sistem pencernaan lebih sehat
Ketika tidur di sisi sebelah kiri, organ-organ pencernaan seperti lambung, usus dan pankreas berbaring dengan nyaman untuk melakukan proses pencernaan secara efektif. Itu sebabnya banyak para dokter yant menyarankam pasien dengan masalah pencernaan untuk tidur di sebelah kiri. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?
-
Bolehkan Tempat Tidur Bersebelahan dengan Kamar Mandi? Ini Fakta Menurut Kesehatan hingga Feng Shui
-
9 Aturan Feng Shui Kamar Agar Rezeki dan Tidur Lebih Nyenyak
-
7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?