Suara.com - Jika Anda mengalami kesulitan saat buang air kecil atau pancaran urin sangat kecil, waspadai pembesaran prostat. Disampaikan dokter spesialis urologi RS Premier Bintaro, Gideon Tampubolon, kondisi ini biasanya dialami lelaki berusia 40 tahun ke atas.
"Semakin bertambahnya usia maka kelenjar prostat semakin besar. Sebenarnya hal yang lumrah," ujar dokter Gideon pada temu media di Hotel Sultan, Minggu (11/9/2016).
Kelenjar prostat berada di sekitar kandung kemih yang berfungsi menyimpan dan mengeluarkan air mani. Namun, seiring dengan pertambahan usia, jumlah sel semakin banyak yang membuat prostat menutupi saluran kencing sehingga seseorang sulit buang air kecil.
"Sehingga memang gejala utama pembesaran prostat adalah sulit buang air kecil. Bahkan bisa keluar tetesan saja atau tidak keluar sama sekali. Jika mengalami hal ini segera konsultasikan ke dokter," tambahnya.
Beberapa metode pengobatan pembesaran prostat, menurutnya bisa dilakukan dengan pemberian obat hingga operasi untuk kasus yang berat. Kondisi ini harus segera ditangani karena bisa memicu komplikasi pada saluran kemih.
"Kalau tidak bisa kencing komplikasi bisa timbul batu ginjal atau infeksi saluran kemih. Jadi memang harus segera diobati," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan