Suara.com - Perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat, membuat seseorang kerap membawa smartphone mereka kemana-mana, kamar mandi menjadi salah satunya.
Orang-orang tersebut terkesan sibuk dan multitasking. Tapi mereka melupakan hal yang paling peting, yakni mempertaruhkan kesehatannya.
"Ada partikel air dan udara yang mengendap di lipatan kecil dari telepon. Begitu juga dengan pelindung ponsel dengan casing yang terbuat dari karet. Semua itu merupakan tempat penampungan yang hangat dan nyaman bagi bakteri," ujar Dr Anchita Karmakar kepada SBS dikutip dari Daiy Mail.
Menurut WedMD, bakteri tersebut meliputi salmonella, E.coli, shigella dan campylobacter. Semua itu dapat menimbulkan berbagai risiko penyakit. Anda juga akan berisiko terserang virus seperti gastro dan Staph, yang dapat dengan mudah menular dari permukaan padat seperti telepon.
Dr Karmakar menyarankan untuk tidak membawa ponsel ke kamar mandi, terutama yang milik umum.
"Bahkan, jika Anda tidak menggunakan ponsel di toilet, Anda masih memegang sementara akan masuk dan keluar dari kamar mandi. Dan itu sudah cukup untuk menempatkan bakteri di telepon ketika Anda belum mencuci tangan," jelasnya.
Mengingat bahwa banyak orang juga menggunakan ponsel mereka saat makan, dan bahwa banyak infeksi dapat ditularkan melalui mulut, ini juga meningkatkan faktor risiko sakit dari bakteri di ponsel Anda.
Untuk itu, perlu melakukan desinfektan ponsel Anda secara teratur, terutama jika telah menggunakannya di kamar mandi. Semprotkan pada layar sentuh, dan pelindung layar.
Baca Juga: Dhani Menang Pilkada Bekasi, Doa Maia Ternyata Manjur!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026