Suara.com - Naik gunung ternyata tak hanya memanjakan mata tapi juga bermanfaat bagi kesehatan jiwa. Hal ini dibuktikan oleh Khalila Archer dari Inward Bound Mindfulness Education.
Ia mengatakan, naik gunung memberi pengalaman baru bagi seseorang untuk memahami bahwa ada hal lain yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Para pendaki gunung juga mendapatkan manfaat meditasi saat menjalani aktivitasnya di tengah-tengah alam.
"Naik gunung memang sangat melelahkan, tapi jika diimbangi dengan pikiran yang jernih, kegiatan ini bisa memberikan manfaat meditasi," ujar dia seperti dilansir dari laman NYtimes.
Manfaat ini, tambah dia, bisa didapat jika seseorang naik gunung dengan memfokuskan diri pada beberapa hal seperti pemandangan, suara dan aroma alam yang khas dan menenangkan jiwa.
Dengan memfokuskan pada hal tersebut, Archer mengatakan, rasa letih saat mendaki tak akan terasa. Ditambah jika kegiatan naik gunung dilakukan bersama orang terdekat, maka manfaat yang dirasakan akan semakin maksimal.
"Resapi dalam dalam setiap sensasi yang Anda rasakan saat naik gunung. Dijamin Anda akan merasa ketagihan untuk kembali mendaki gunung," tambah dia.
Di belahan dunia lain, Australia, ada sebuah komunitas bernama Fly Program yang menginisiasi program naik gunung untuk mengatasi depresi. Salah seorang pendirinya, Matt Triplet mengaku bahwa Ia merasakan sendiri bagaimana rasa stres dari aktivitas sehari-hari tersingkirkan setelah rutin mendaki gunung.
"Dengan menghabiskan waktu di alam terbuka, maka suasana hati akan menjadi lebih stabil. Saya membuktikannya sendiri," pungkas dia.
Bagaimana, tertarik untuk mendaki gunung?
Baca Juga: Komparasi: Galaxy S8 Vs LG G6
Berita Terkait
-
5 Sepatu Hiking Lokal Alternatif Salomon, Tahan Banting dan Lebih Terjangkau
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan
-
5 Sepatu Eiger untuk Hiking dan Aktivitas Harian dengan Material Breathable
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat