Suara.com - Mengunjungi tempat-tempat baru yang membuat Anda bahagia, ternyata lebih banyak memberikan kepuasan dibandingkan memiliki banyak perhiasan. Temuan ini didapat oleh The National Trust yang bekerja sama dengan University of Surrey di Inggris.
Mereka ingin meneliti apakah materi benar-benar dapat mendatangkan kepuasan hidup, dibandingkan liburan ke tempat-tempat baru. Untuk mendapatkan temuan ini peneliti menganalisis respon 20 responden saat melihat foto berbagai destinasi wisata maupun benda-benda mewah seperti perhiasan.
Lantas, para responden diminta melakukan pemindaian MRI. Hasilnya, orang-orang yang menganggap liburan lebih membuat mereka bahagia menunjukkan respon kuat di area otak yang memproses emosi.
"Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa liburan ke tempat-tempat tertentu memiliki tingkat emosional yang lebih besar daripada kepemilikan barang mewah sekalipun," ujar peneliti.
Selain MRI, peneliti mewawancarai 11 orang secara langsung dan mensurvei 2.000 peserta secara online, untuk mengetahui apa saja yang membuat mereka bahagia. Tanggapan mereka cukup beragam. Namun, para perneliti menemukan bahwa orang-orang yang memiliki kenangan pada tempat-tempat tertentu merasa lebih bahagia ketika bisa kembali mendatanginya.
Sekitar 63 persen responden mengatakan bahwa mereka mengalami kegembiraan saat bepergian ke tempat yang penuh makna. Memiliki tempat yang menyenangkan mungkin juga baik untuk Anda secara fisik. Sekitar 28 persen partisipan melaporkan bahwa mereka merasakan aliran energi saat melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci.
Penelitian ini seakan mengukuhkan bahwa menghabiskan uang untuk liburan jauh lebih bermakna dibandingkan menggunakannya untuk membeli barang-barang baru. Alasannya cukup sederhana, menurut peneliti liburan akan meninggalkan jejak kenangan di lubuk hati kita, sedangkan benda-benda mewah tak akan abadi dan bisa saja kehilangan maknanya. [Nypost]
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga