Suara.com - Tahukah Anda bahwa ayam yang diungkep terlebih dahulu sebelum digoreng bukan jaminan ayam matang sempurna, karena risiko terkontaminasi salmonella tetap ada, kok bisa?
Disampaikan Pakar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. dr. Ir Harsi Dewantari Kusumaningrum, ayam goreng ungkep menjadi risiko penularan salmonella dengan jumlah kasus mencapai 31 dari 10 ribu orang.
Alasannya durasi dan suhu panas dalam memasak ayam goreng masih belum ideal untuk membuat salmonella atau bakteri yang menempel pada daging ayam mentah mati.
"Seringkali menggorengnya dalam suhu kurang tinggi karena merasa ayam sudah matang ketika di ungkep. Padahal, bagian dalam ayam biasanya masih ada darah sehingga harus terpapar panas minyak cukup lama karena ungkep saja tak cukup mematikan bakteri salmonella," ujar Prof Harsi.
Untuk terhindar dari infeksi salmonella, Prof Harsi menganjurkan agar masyarakat menggoreng ayam ungkep dalam suhu 70 derajat celcius.
Untuk lebih mudah menakar suhu ini, pastikan Anda menggunakan api sedang selama enam menit hingga warna ayam kecoklatan.
"Lalu pastikan juga untuk segera dikonsumsi tidak lebih dari dua jam setelah dimasak. Karena pada suhu lebih dari dua jam bakteri bisa berkembang biak sehingga pada titik tertentu tidak aman lagi. Kalau mau masak sebaiknya ketika mau dikonsumsi saja agar fresh," jelasnya tentang cara tepat ungkep ayam yang akan digoreng agar terhindar dari salmonella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem