Suara.com - Perut Kembung Bikin Malas Nyoblos, Ini Cara Meredakannya
Masalah kesehatan seperti mual dan perut kembung bisa membuat seseorang malas beraktivitas. Nah, jangan sampai perut kembung bikin Anda malas pergi ke TPS untuk nyoblos hari ini ya!
Perut kembung terjadi karena penumpukan gas di saluran gastrointestinal. Kembung menyebabkan perut terlihat lebih besar dari biasanya dan mungkin juga terasa lunak atau sakit. Retensi cairan dalam tubuh juga bisa menyebabkan kembung.
Kembung terjadi karena beberapa alasan, misalnya masalah pencernaan, diet dan perubahan hormon.
Berikut beberapa kiat yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kembung, dilansir Himedik dari Medicalnewstoday:
1. Jalan kaki
Aktivitas fisik dapat membuat usus bergerak lebih teratur yang dapat membantu melepaskan kelebihan gas.
Berjalan di sekitar rumah dapat membantu mengatasi hal ini.
2. Yoga
Baca Juga: Perut Kembung Tak Juga Sembuh, Mungkin Ini Penyebabnya
Pose yoga tertentu seperti pose bayi bisa memposisikan otot-otot di perut dengan cara yang mendorong pelepasan gas berlebih dari saluran GI.
3. Gunakan kapsul peppermint
Kapsul minyak peppermint juga dapat membantu gangguan pencernaan.
Produsen biasanya memasarkannya sebagai pengobatan untuk gejala sindrom iritasi usus besar, tetapi orang-orang tanpa IBS juga dapat menggunakannya untuk meredakan kembung.
4. Pijat perut
Memijat perut dapat membantu menggerakkan gas dalam perut. Pijatan yang mengikuti jalur usus besar sangat membantu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia