Tarik napas melalui hidung selama 3 hitungan, lalu tahan selama 5 hingga 10 detik
Hembuskan udara tadi melalui mulut secara perlahan
3. Teknik imajinasi terbimbing
Sama seperti namanya, teknik ini dilakukan dengan berkhayal atau membayangkan sesuatu. Selain mengelola stres, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa teknik ini juga mampu mengurangi kesulitan tidur yang dialami oleh beberapa kalangan usia, seperti lanjut usia (lansia).
Pada teknik ini, Anda dilatih untuk fokus hanya kepada imajinasi yang menyenangkan, dan menggunakan imajinasi-imajinasi tersebut untuk menghilangkan imajinasi yang negatif. Teknik ini dapat dipandu oleh diri sendiri maupun orang lain.
Seorang ahli psikologi, Lucia Peppy Novianti, menyarankan untuk melakukan relaksasi secara rutin pada pagi hari saat bangun atau malam hari sebelum tidur, guna mendapatkan hasil relaksasi untuk redakan amarah yang lebih optimal. Membiasakan relaksasi mampu menguraikan ketegangan-ketegangan pikiran maupun otot. Sering kali, emosi yang meledak-ledak terjadi karena diri dan pikiran terlalu lama dalam kondisi tegang. Duduk atau membaringkan badan dengan santai, mengatur napas dan mencoba merasakan apa yang terjadi pada tubuh mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala, serta memutar musik lembut, juga bisa membantu dalam proses relaksasi.
Laporan dari Joanna Briggs Institute bahkan mengungkapkan bahwa musik dapat digunakan untuk menurunkan rasa cemas, membantu rileks, dan meningkatkan rasa bahagia.
Hal ini dikarenakan musik dapat membantu otot lebih rileks. Beberapa musik bernada lembut dan mengandung lirik yang memotivasi juga mampu mengubah suasana hati pendengarnya. Selain musik, relaksasi juga dapat dilakukan dengan cara lain, seperti melompat, mengusap punggung, pijat tubuh, menghirup aroma sedap, dan masih banyak lagi.
Apalagi di bulan puasa, Anda harus bisa menahan amarah untuk menyempurnakan puasa. Jadi coba tips relaksasi di atas yuk.
Baca Juga: Rekomendasi Wisata Relaksasi bagi Para Mindful Traveler
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak