Suara.com - Tidak bisa menahan marah akan merugikan diri sendiri ternyata benar adanya. Seperti seorang ayah yang meluapkan marahnya dengan main tangan ke anak kandungnya sendiri ini justru membuat masalah lebih besar.
Seorang ayah asal Meksiko tega menampar putranya sendiri dengan sekuat tenaga karena tak bisa menahan marah.
Padahal anak laki-lakinya masih berusia 2 tahun dan mengalami luka parah akibat tamparannya setelah sebulan. Mata kiri anak tersebut hampir keluar akibat pukulan ayahnya.
Sang ibu yang mengetahui mata anaknya terluka parah setelah sebulan ditampar suaminya segera pergi ke rumah sakit pusat kota Tlaxiaco.
Tetapi, rumah sakit menolak anaknya karena fasilitas dan tenaga dokter spesialis yang tidak tersedia.
Sementara, kondisi anak laki-laki 2 tahun itu sudah terluka parah dan berisiko mengalami kebutaan.
Setelah mendapat pertolongan, tim medis pun mencari tahu efek tamparan sang ayah yang telah membuat mata anaknya hampir saja keluar.
Ternyata tamparan dari sang ayah sebulan lalu telah menyebabkan mata anaknya mengalami trauma periorbicular sehingga matanya membengkak dan seperti hendak keluar dari rongga mata.
Sebelum mata anak laki-laki tersebut membengkak, ternyata sang ibu juga sempat melihat tanda-tanda aneh di wajah anaknya setelah beberapa hari ditampar.
Baca Juga: Verlita Evelyn Operasi Cesar, Dokter Malah Temui Sel Tumor
"Sebelum kejadian, ibu korban melihat ada bintik-bintik putih seperti jerawat di mata kiri anaknya," katanya dikutip dari Astro Awani.
Bahkan sang ibu juga melihat mata anaknya sudah sedikit menonjol setelah ditampar keras oleh suaminya.
"Ternyata setelah ditampar oleh suaminya (ayah anaknya), mata kiri anaknya sudah mulai membengkak dan sedikit menonjol keluar," tambahnya.
Tim medis juga menemukan bahwa anaknya memiliki tumor di bagian mata. Sedangkan, tamparan sang ayah telah membuat kondisi tumor mata anaknya ini semakin parah.
"Kami juga menemukan ada tumor di daerah matanya dan pukulan dari ayahnya justru memperburuk kondisi anak itu," ujarnya.
Sampai sekarang belum diketahui pelaku yang merupakan ayah korban akan ditangkap atau tidak.
Tag
Berita Terkait
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens