Suara.com - Kulit Ketiak Sensitif Ada Pemicunya, Ini Cara Jitu Mengatasinya
Salah memakai deodoran membuat kulit ketiak Anda memerah, gatal atau sensitif? Berada di terik matahari atau di tengah aktivitas luar ruangan juga membuat ketiak Anda juga gatal dan iritasi.
Ya Iritasi bisa dipicu oleh banyak hal, dari faktor lingkungan seperti udara, suhu, paparan sinar matahari, gesekan baju, hingga produk kosmetik, parfum, sabun mandi, dan lain sebagainya. Biasanya orang yang memiliki kulit sensitif, kulit ketiaknya juga akan sensitif. Meski begitu, bukan berarti Anda yang jenis kulitnya lain dari itu tidak bisa mengalaminya.
Gejala ketiak sensitif pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Namun, secara umum, berikut beberapa tanda dan gejala ketiak sensitif yang perlu Anda waspadai dilansir Hello Sehat.
1. Kulit memerah
Bila kulit ketiak tampak memerah setelah menggunakan produk perawatan diri tertentu, Anda harus waspada. Sebab, kulit memerah adalah salah satu gejala kulit ketiak sensitif yang paling mudah dikenali.
Kulit kita dipenuhi oleh sel-sel khusus dari sistem imun yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi virus, bakteri, atau zat asing lainnya.
Ketika sel-sel kulit di ketiak mendeteksi zat yang berbahaya, sistem imun akan merespon dengan melepaskan sel darah putih dan senyawa kimia lainnya ke dalam darah. Pelepasan sel darah putih ini kemudian meningkatkan aliran darah ke area ketiak. Alhasil, ketiak Anda akan terasa hangat dan terlihat kemerahan.
2. Kulit terasa gatal
Baca Juga: Ini 4 Efek Buruk Polusi Udara bagi Kulit Sensitif
Gejala ketiak sensitif lainnya yang perlu Anda waspadai adalah rasa gatal yang mengganggu. Saking gatalnya, kondisi ini sering kali membuat seseorang terus-terusan menggaruk ketiaknya sampai lecet.
Sensasi gatal yang Anda alami biasanya muncul berkaitan dengan respon peradangan yang terjadi di kulit ketiak.
3. Ketiak berwarna hitam
Coba telik kulit ketiak Anda sekarang. Ketiak yang berwarna gelap atau bahkan cenderung hitam bisa jadi tanda Anda punya kulit sensitif.
Kondisi kulit yang sensitif lebih mudah dimasuki zat iritan daripada kulit normal. Ketika banyak zat iritan yang masuk, kulit akan lebih mudah meradang. Tidak hanya merah dan gatal, reaksi peradangan ini bisa terakumulasi dan menyebabkan kulit ketiak menjadi lebih gelap.
Kulit ketiak sensitif bisa diatasi dengan sejumlah cara sederhana, seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya