Suara.com - Berdasarkan pakar, frekuensi normal seseorang buang air besar (BAB) adalah tiga kali sehari dan cenderung akan melakukannya pada waktu yang sama setiap hari.
Meski tidak ada patokan, idealnya seseorang harus BAB sekali sehari, terutama di pagi hari.
Dilansir Fatherly.com, gerakan buang air besar di pagi hari adalah yag terbaik dari semua waktu untuk BAB.
"Di pagi hari, ketika kita pertama kali bangun, jam internal (sirkardian tubuh) akan 'berbunyi' di usus, dan usus besar mulai berkontraksi lebih kuat," tutur dokter spesialis gastroenterologi, Sarina Pasricha.
Ia melanjutkan, usus besar akan berkontraksi tiga kali lebih keras saat bangun tidur, dibandingkan ketika sedang tidur.
Ketika tidur, usus kecil dan usus besar akan bekerja dengan memproses sisa makanan yang dikonsumsi sehari sebelumnya. Sekitar 30 menit setelah bangun, umumnya orang baru akan merasa ingin BAB.
Rutinitas di pagi hari seperti peregangan, minum air dan mengonsumsi kopi dapat membantu menggerakan pencernaan. Namun, bukan berarti setidap oarang harus BAB di pagi hari.
"Biasanya waktu terbaik untuk buang air besar adalah di pagi hari. Namun, beberapa orang mungkin tidak BAB di pagi hari dan ini tidak berarti ada masalah," sambung Pasricha.
"Tidak apa-apa untuk tidak buang air besar di pagi hari selama orang-orang melakukan buang air besar setiap hari," tanadasnya.
Baca Juga: Wajib Tahu, Buang Air Besar Sambil Jongkok Lebih Sehat Ketimbang Duduk
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental