Suara.com - Kebiasaan minum air kencing atau urine bukanlah hal baru dan sudah diterapkan banyak orang yang percaya akan khasiatnya. Namun pria satu ini melakukan hal cukup berbeda, ia menyimpan urine-nya cukup lama baru mengonsumsinya.
Harry Matadeen, seorang pelatih kesehatan memulai kebiasaan itu empat tahun yang lalu. Setiap hari ia meminum 200ml urin "tua" yang bisa berusia beberapa minggu hingga sebulan serta memijatnya ke kulitnya setiap pagi.
"Terapi Urine yang sudah tua adalah seni dan ilmu untuk mengumpulkan dan menyimpan urin sendiri dalam botol, yang memungkinkannya untuk berfermentasi dengan sendirinya dalam proses alami," jelasnya seperti dilansir dari Daily Star.
Dia mengklaim setelah mencoba terapi urine yang sudah tua, ia merasakan peningkatan energi secara instan. Harry pun tidak pernah keberatan dengan rasa dari urine-nya sendiri.
"Urin yang sudah tua memang bukan rasa yang paling menyenangkan pada awalnya, tetapi saya tidak terlalu peduli dan tumbuh untuk menyukainya," tambahnya.
Sebagai hasil dari praktiknya yang tidak biasa, Harry merasa lebih sehat, lebih bahagiadan lebih pintar dari sebelumnya. Ia menyebut bahwa terapi urine pun "menyembuhkan depresinya".
Ia sendiri sudah menulis dua buku tentang kekuatan terapi urine, Aged Urine: Re-Discovery Of The Century.
"Itu membuat otak saya terasa lebih kuat dan depresi saya sebelumnya hilang begitu saja. Orang-orang sering terkejut ketika mengetahui bahwa saya berusia 32 tahun, dan sebagian besar berpikir saya masih di usia dua puluhan!," ungkap Harry.
Harry mengatakan kunci dari awet mudanya adalah dengan memijat urine tua pada wajahnya setiap pagi. Menurutnya, urine adalah pelembab yang mampu menghilangkan keriput dan memiliki 2% urea di dalamnya yang merupakan zat krim anti aging terbaik.
Baca Juga: Perawatan Rambut Teraneh Tahun 2019, Pakai Air Kencing hingga Saus Tomat!
"Air seni yang sudah tua adalah obat gratis dan ampuh yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit, dan saya telah melihat ini dari orang yang saya ajak bicara online," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?