Ketiga bahan ini ampuh menjaga sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C tidak diragukan lagi memiliki peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan antioksidan.
Vitamin C juga dapat mencegah kerusakan dan memperbaiki sel yang rusak akibat virus dan bakteri.
Lalu bagaimana dengan multivitamin yang mengandung zat besi dan kunyit? Multivitamin mengandung 13 nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.
Ditambah zat besi yang dapat merangsang sel kekebalan tertentu dan mampu mengurangi stres oksidatif.
Tidak hanya itu, zat besi dapat mengurangi risiko infeksi, serta meningkatkan respons kekebalan pada orang yang lebih tua secara signifikan.
Hal ini tentu sangat mendukung untuk melawan berbagai macam virus yang menyebabkan penyakit, termasuk virus corona. Sedangkan, kunyit memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh. Kunyit dikenal dapat membantu pengeluaran toksin dari tubuh.
Kandungan kurkumin juga berperan sebagai anti inflamasi dan mengandung antioksidan.
“Untuk saat ini, beberapa jenis suplemen memang direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti vitamin C, zat besi maupun kunyit atau temulawak," papar dr. Fala Adinda, dokter dan konsultan kesehatan Jovee.
Baca Juga: Populer Lifestyle: Viral Resep Ayam KFC, Arti Mimpi Pasangan Selingkuh
Konsumsi vitamin secara rutin, sambung dia, bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Pencegahan ini dapat dilakukan terhadap infeksi virus maupun bakteri.
Setelah membaca ini, mungkin Anda masih memiliki satu pertanyaan. Bagaimana mendapatkan suplemen atau multivitamin yang sesuai dengan kebutuhan kita?
Jovee yang merupakan aplikasi personalisasi suplemen dan vitamin yang dapat membantu Anda dan keluarga bisa menjadi solusinya.
Dengan menjawab kuesioner di aplikasi Jovee, Anda akan mendapatkan rekomendasi suplemen atau vitamin yang sesuai kebutuhan dan pola hidupmu.
“Tidak perlu khawatir untuk konsumsi produk Immune Booster atau produk pendukung imunitas tubuh.Seluruh produk yang dipasarkan di Jovee, telah melalui pengujian keamanan, efikasi, bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Vitamin dan suplemen Jovee telah terdaftar dan mendapatkan izin dari BPOM, sehingga aman untuk dikonsumsi dan sesuai dengan aturan pakai,” tambah Natali Ardianto, CEO Jovee.
Jika Anda memiliki kondisi medis atau sedang menjalani pengobatan tertentu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Pastikan kandungan suplemen sesuai dengan keperluan Anda karena tiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.
Perlu diingat, konsumsi suplemen atau multivitamin perlu diikuti dengan pola makan yang sehat, olahraga secara rutin, menjaga berat badan, menghindari stres, dan istirahat yang cukup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?