3. Membawa Kebahagiaan Pada ibu dan Bayi
Secara umum, olahraga membawa kesenangan dan melepaskan hormon bahagia untuk meredakan stres. Hal ini berdampak sama dengan sang bayi saat melakukan yoga bersama-sama. Dari sisi bayi, mungkin baginya adalah waktunya bermain.
4. Pose Yoga Memperbaiki Pencernaan Bayi
Pose-pose yoga membantu bayi rileks dan melepaskan gas agar menghindari dirinya dari nangis terus menerus tanpa sebab. Sehingga melegakan ibu dari stres karena berurusan dengan sang bayi yang heboh terkait pencernaannya.
5. Rutin Yoga Memperbaiki Waktu Tidur Bayi
Meningkatkan aktivitas fisik bayi memperbaiki waktu tidurnya dan juga sang ibu. Saat bayi tidur lebih baik, Anda memiliki waktu untuk rileks dan melakukan hal-hal yang perlu Anda lakukan.
6. Yoga meningkatkan aktivitas otak
Manfaat ini utamanya lebih pada sang ibu. Karena tubuh ibu sudah berada dalam stres dan tekanan hampir berbulan-bulan. Hal ini bisa berdampak jangka panjang, bahkan bertahun-tahun setelah melahirkan. Yoga dan meditasi dapat menenangkan pikiran Anda, serta meningkatkan aktivitas otak Anda.
7. Yoga membuat ibu dan bayi lebih berinteraksi sosial
Baca Juga: Terpopuler: 7 Penyebab Bau Kentut, Virus Corona Bertahan di Testis
Ikut kelas yoga ibu dan bayi dapat memberikan keduanya interaksi dan hubungan yang bisa membuat bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia