Suara.com - Percobaan pengobatan berbasis ganja pertama di dunia pada bayi telah dimulai di Inggris. Para peneliti mengatakan itu adalah langkah pertama dalam perawatan yang digunakan untuk membantu bayi yang baru lahir berisiko kejang dan cedera otak.
Dilansir dari Independent, dalam beberapa jam setelah kelahirannya dalam operasi caesar darurat, Oscar Parodi menjadi bayi pertama di dunia yang bergabung dengan uji coba obat di Unit Perawatan Intensif Neonatal (Nicu) Rumah Sakit Universitas Norfolk dan Norwich.
Para peneliti sedang menyelidiki apakah obat yang berasal dari ganja dapat mengurangi tingkat cedera otak untuk bayi dengan ensefalopati hipoksik-iskemik neonatal (HIE) neonatal yang disebabkan oleh kurangnya oksigen atau aliran darah ke bayi dari plasenta.
Profesor Paul Clarke, konsultan neonatologis di rumah sakit, mengatakan banyak hal positif pada penelitian ini.
"Ini adalah pertama kalinya obat yang berasal dari ganja diuji secara intravena pada bayi manusia," katanya.
"Diharapkan bahwa akan baik untuk mencegah kejang dan melindungi otak bayi yang baru lahir dengan HIE," tambahnya.Sejauh ini dua bayi telah terdaftar dalam uji coba acak.
Mereka akan terus menerima pengobatan hipotermia standar untuk HIE, di mana tubuh mereka didinginkan hingga 33,5 Celcius sambil menerima dosis tunggal obat atau plasebo.
Para peneliti kemudian akan melakukan tes untuk mengukur kadar obat dalam darah.
Oscar yang dilahirkan melalui operasi caesar darurat pada 11 Maret, tiba-tiba lahir dalam kondisi yang buruk dan dipindahkan ke Nicu.
Baca Juga: Menteri Wishnutama Sebut Pariwisata di Bali Berpotensi Dibuka Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi