Suara.com - Kebanyakan kasus diare disebabkan karena infeksi atau efek pengobatan. Tetapi diare juga bisa disebabkan karena kondisi lain, seperti celiac atau peradangan usus.
Selain itu, diare juga bisa dipicu oleh sesuatu yang masuk dalam perut Anda. Dilansir dari Medical News Today, berikut adah beberapa makanan yang bisa memicu diare, antara lain:
Makanan yang tinggi gula bisa menyababkan diare, sebab makanan dengan kandungan gula yang memasuki usus bisa menyababkan tinja menjadi longgar.
Fruktosa, salah satu komponen dalam gula ditemukan secara alami terdapat dalam buah. Apel, anggur dan soda menjadi salah satu makanan yang mengundang tinggi fruktosa.
2. Kafein
Pada sebagian orang, kafein bisa menyababkan diare. Hal ini terjadi karena kafein adalah stimulan yang mampu mempercepat laju makanan bergerak melalui usus.
Beberapa sumber makanan yang umumnya mengandung kafein adalah cokelat, kopi, soda dan teh.
3. Makanan Tinggi Lemak dan Pedas
Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman yang Pantang Dikonsumsi Saat Perut Kosong
Makanan yang tinggi lemak, seperi makanan yang digoreng akan menyababkan diare karena sulit diproses oleh tubuh. Begitupun dengan makanan pedas yang juga umum menyebabkan diare.
4. Laktosa
Makanan dan minuman mengndung susu bisa menyebabkan diare pada orang yang tidak toleran terhadap laktosa.
Beberapa orang dengan intoleransi laktosa mungkin dapat mentolerir sejumlah kecil produk susu yang lebih rendah laktosa, seperti yogurt, kefir dan keju keras.
5. Gandum
Orang-orang yang menderita masalah pencernaan seperti celiac biasanya akan mengalami diare ketika makan gandum. Hal ini disebabkan karena kandungan gluten atau protein yang terdapat dalam gandum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya