Suara.com - Zat besi dan asam folat merupakan dua hal penting yang dibutuhkan ibu selama masa kehamilan.
Kekurangan keduanya dapat mengakibatkan ibu hamil mengalami anemia yang membuat ibu merasa mudah lelah, mengalami kulit pucat, sesak napas, pusing, limbung, atau detak jantung cepat.
Menurut Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., SP.GK, hal tersebut pada gilirannya dapat membuat ibu mengalami risiko komplikasi kehamilan dan persalinan, serta dapat pula mengakibatkan kecacatan pada janin.
Hal inilah yang membuat Dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., SP.GK menyarankan agar ibu hamil terus melakukan pemantauan zat besi dan asam folat serta mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) secara rutin, meski ibu hamil tersebut tidak anemia.
"Karena itu konsumsi tablet tambah darah (TTD) yang berisi zat besi dan asam folat harus dilakukan secara rutin meskipun ibu hamil itu tidak anemia. Begitu pula bagi wanita subur yang berencana ingin hamil, jangan lupa atau terlebih dahulu memeriksakan status zat besinya," ungkap dia dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (7/7/2020).
Lebih lanjut, dia mengatakan, ibu hamil harus mendapatkan TTD selama tiga bulan (trimester terakhir kehamilan) sebanyak lebih atau sama dengan 90 butir (1 butir/hari).
Selain itu, ibu hamil juga perlu mendapatkan gizi yang optimal. Optimal artinya, kata dr. Tirta, jumlah disesuaikan dengan kebutuhan usia dan aktivitas fisik, jenis yang adekuat.
"Gizi optimal meliputi, cukup energi karbohidrat dan lemak, cukup protein hewani dan nabati danc ukup vitamin dan mineral. Ukurannya bagaimana? Perhatikan piring makan sekali makan. Jenis dan warna menjadi indikator sederhana ketersediaan zat gizi dan selanjutnya perhatikan pula jumlah yang menjadi penentu adekuatnya," jelasnya.
Ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan tambahan energi hingga 180-600 kkal serta 20 gram ekstra protein perhari agar kebutuhan zat gizi janin dan bayi terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh