Suara.com - Ada banyak hal yang menyebabkan perempuan sulit hamil, salah satunya saluran tuba falopi yang 'tersumbat'. Tuba falopi merupakan tabung yang menghubungkan ovarium dan rahim.
Ketika wanita berovulasi setiap bulan, saluran tuba ini membawa sel telur dari ovarium ke rahim. Ketika sel telur dibuahi oleh sperma, ia bergerak melalui tabung menuju rahim untuk implantasi.
Jadi, jika ada penyumbatan pada tabung ini, sperma tidak akan bisa mencapai sel telur. Bahkan jika itu terjadi, sel telur yang dibuahi tidak akan menemukan jalan kembali ke rahim.
Sayangnya, Anda tidak dapat mengetahui kondisi ini selain memeriksakan diri, sebab penyumbatan tuba falopi tidak menimbulkan tanda apapun.
Tapi terkadang, ada beberapa yang mengalami nyeri ringan dan teratur di satu sisi perut. Ini terjadi ketika cairan masuk ke dalam tabung dan terjadi pembengkakan. Ini disebut hydrosalpinx.
Penyebab Tersumbatnya Saluran Tuba Falopi
Dilansir The Heatlh Site, salah satu penyebab utama dari kondisi ini mungkin endometriosis, yang menyebabkan nyeri dan pendarahan hebat selama menstruasi serta nyeri panggul.
Jika Anda memiliki kondisi ini, risiko penyumbatan akan meningkat karena jaringan endometrium dapat menumpuk di tuba falopi.
Penyebab lainnya biasanya adalah adanya jaringan parut atau adhesi panggul yang dapat disebabkan oleh penyakit radang panggul dan infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore.
Baca Juga: Masalah Kesuburan Pria Makin Beragam, Salah Satunya Penyakit Peyronie
Pertumbuhan fibroid di rahim juga dapat menyumbat saluran ini.
Untungnya, ini adalah kondisi yang dapat diatasi jika penyebabnya adalah sedikit jaringan parut atau adhesi, operasi laparoskopi dapat menghilangkan sumbatan dan membuka tuba.
Tetapi apabila jaringan parut ata adhesi yang menyumbat sangat banyak, maka kemungkinan akan sulit diatasi.
Jika penyebabnya adalah kehamilan ektopik atau infeksi, pembedahan dapat menjadi pilihan. Dan jika ada kerusakan pada tabung, ahli bedah dapat mengangkat bagian yang rusak dan menghubungkan yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS