Suara.com - Saat ini Luna Maya sedang mengalami patah tulang metatarsal karena penyebab yang belum diketahui. Hal ini dikabarkan oleh Ari Lasso melalui unggahan Instagramnya.
"GWS Kak @lunamaya yang lagi cedera metatarsal fracture. Dikarenakan kisah dan kejadian yang kurang keren LOL," tulis Ari Lasso dalam unggahannya.
Patah tulang metatarsal atau metatarsal fracture adalah patah tulang lengkap atau tidak lengkap pada salah satu dari 5 tulang metatarsal di setiap kaki.
Cedera metatarsal juga merupakan kondisi paling umum dari patah tulang di kerangka manusia. Kondisi ini bisa terjadi karena trauma langsung maupun tidak langsung.
Dilansir dari Patient.info, seseorang yang mengalami cedera metatarsal perlu mengistirahatkan, mengangkat kakinya dan berhenti membebani kaki untuk meredakan rasa sakitnya.
Beberapa pasien mungkin membutuhkan tindakan operasi untuk mengatasi patah tulang metatarsalnya. Bahkan seseorang juga mungkin butuh perawatan lanjutan seperti fisioterapi dan olahraga.
Tapi, lamanya waktu seseorang dengan patah tulang metatarsal bisa kembali beraktivitas normal tergantung pada jenis frakturnya.
1. Fraktur metatarsal akut
Fraktur metatarsal akut umumnya membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 8 minggu untuk sembuh. Tapi, seseorang juga bisa membutuhkan waktu lebih lama lagi sebelum kembali beraksi sepenuhnya.
Baca Juga: Luna Maya Alami Patah Tulang Metatarsal, Begini Cara Redakan Gejalanya!
2. Fraktur stres
Fraktur stres biasanya sembuh tanpa komplikasi dan orang bisa kembali beraktivitas sepenuhnya. Anda bisa kembali beraktivitas bila melakukannya tanpa rasa sakit.
Kondisi ini biasanya membutuhkan waktu 6 hingga 12 minggu. Saat Anda mulai olahraga lagi, maka Anda harus bertahap meningkatkan tingkat aktivitas Anda.
Karena, kembali latihan intensitas tinggi secara mendadak setelah istirahat bisa menyebabkan pengulangan atau fraktur stres baru serta cedera lainnya.
Bagaimana bila rasa sakitnya makin parah?
Jika rasa sakit di bagian cedera semakin parah, maka Anda harus segera mencari bantuan medis, agar cedera bisa berkurang secara bertahap saat proses penyembuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?