Suara.com - Sebuah penelitian di Australia pada tahun 2018 menunjukkan bahwa makanan bisa berpengaruh pada kesuburan perempuan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa makanan cepat saji dan tidak banyak makan buah segar akan berpengaruh pada kesuburan perempuan.
"Perhatian tentang dampak diet dan kesuburan semakin meningkat," kata spesialis kesuburan Rebecca Flyckt, MD, seperti yang dikutip dari laman Claveland Clinic.
"Saya yakin pola makan bisa memengaruhi kesuburan," imbuhnya.
Melansir dari Claveland Clinic, studi tersebut menanyai 5.628 perempuan pada kunjungan pertama pascapersalinan tentang asupan buah, sayuran hijau, ikan, dan makanan cepat saji pada bulan sebelum mereka hamil.
Peneliti kemudian melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan perempuan untuk hamil.
"Fakta bahwa makan sayuran berdaun hijau dan ikan tidak berdampak pada kesuburan perempuan," ujar Dr. Flyckt.
"Saya sarankan untuk konsumsi bahan makanan buah segar untuk meningkatkan kesuburan Anda," katanya kemudian.
Penelitian lain juga menemukan bahwa pola makan Mediterania yang menggabungkan sayuran segar, buah, lemak sehat, dan biji-bijian dapat bermanfaat untuk kesuburan.
Untuk meningkatkan kesuburan perempuan, Dr. Flyckt merekomendasikan beberapa pola makan, antara lain:
Baca Juga: Bulu Kucing Pengaruhi Kesuburan Perempuan? Ini Faktanya
- Makan makanan sehat dengan buah dan sayuran segar
- Menghindari makanan cepat saji, makanan olahan, serta makanan manis dan soda yang manis
- Menghindari alkohol, rokok dan obat-obatan
- Tidur berkualitas dan konsisten
- Perbanyak olahraga
"Mulailah membuat perubahan gaya hidup sekitar tiga bulan sebelum Anda mulai merencanakan kehamilan, sebab dibutuhkan 90 hari bagi sel telur untuk memulai proses pematangan,” jelas Dr. Flyckt.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi