Suara.com - Eunha GFriend dikabarkan mengalami keratitis. Kondisi ini membuatnya tidak dapat menghadiri sebuah acara musik untuk mempromosikan album terbarunya, Walpurgis Night.
"Eunha merasa kesakitan ketika mempersiapkan showcase. Hasilnya, ia didiagnosis mengalami keratitis, dan menurut dokter ia harus beristirahat yang cukup agar kondisinya tidak semakin parah." ungkap pihak agensi, dilansir dari Soompi.
Berdasarkan Mayo Clinic, keratitis merupakan peradangan pada kornea, jaringan bening yang menutupi pupil dan iris. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh infeksi.
Keratitis tidak menular dapat disebabkan oleh cedera relatif kecil, seperti terlalu lama memakai lansa kontak atau benda asing di mata.
Sedangkan keratitis infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit.
Ada beberapa tanda keratitis, antara lain:
- Mata merah
- Sakit mata
- Air mata berlebih atau cairan lain dari mata
- Kesulitan membuka kelopak mata karena nyeri atau iritasi
- Penglihatan kabur
- Penglihatan menurun
- Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia)
- Perasaan bahwa ada sesuatu di mata
Jika seseorang mengalami gejala tersebut, ia harus degera mandapat perawatan. Keterlambatan diagnosis dan pengobatan dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kebutaan.
Sementara itu, mengenai kondisi Eunha GFriend, gadis 23 tahun ini harus beristirahat selama tiga hari.
Baca Juga: Pegang Mata setelah Pakai Hand Sanitizer, Kornea Wanita Ini Malah Meradang
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya