Suara.com - Setahun sudah pandemi Covid-19 berlangsung sejak kasus pertama ditemukan pada November 2019 lalu di Wuhan, China. Sebanyak 218 negara telah melaporkan kasus virus yang mudah menular itu.
Bahkan, menurut data worldmeters, Jumat, (20/11/2020), ada 57.259.974 total kasus yang dilaporkan di seluruh dunia dengan jumlah kematian mencapai, 1.365.995
Mengejutkannya, masih ada beberapa negara di luar sana yang belum melaporkan satu kasus pun Covid-19. Dua kandidat yang paling meragukan adalah Turkmenistan dan Korea Utara, negara otoriter yang masih menyangkal pandemi telah menyebar di dalam perbatasan mereka.
Dikutp dari Statista, para pengamat memang membantah bahwa, dan menyatakan bahwa kedua negara hampir pasti pernah mengalami kasus Covid-19.
Di Turkmenistan, ada laporan orang-orang yang diduga mengalami gejala virus corona dan meninggal sementara pemerintah tetap bungkam.
Sementara itu, di Korea Utara, terdapat kasus yang dicurigai di kota perbatasan Kaesong yang mendorong Kim Jong-un untuk melakukan penguncian selama tiga minggu di wilayah tersebut.
Keputusan itu dicabut sementara media pemerintah tidak pernah berkomentar tentang hasilnya.
Pada April lalu, kurangnya penampilan publik oleh Kim Jong-un menyebabkan desas-desus bahwa beberapa bentuk krisis, mungkin Covid-19, memang telah melanda negara itu.
Dia kemudian muncul kembali saat pembukaan pabrik pupuk, dalam keadaan hidup dan sehat, setelah absen selama 20 hari.
Baca Juga: Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya
Sementara para ahli membantah klaim Korea Utara bahwa mereka tidak memiliki kasus, sangat mungkin bahwa isolasi dari bagian dunia lain sekarang menguntungkannya.
Negara ini juga salah satu yang pertama menutup perbatasannya sebagai tanggapan atas ancaman tersebut dan tindakan dini tersebut mungkin terbukti efektif dalam menahan penyebaran penyakit.
Tidak termasuk sensor dan sifat rahasia rezim di Korea Utara dan Turkmenistan, per 13 November 2020, sejumlah negara lain dengan andal melaporkan tidak ada kasus Covid-19.
Mereka semua adalah negara pulau yang terletak di Pasifik Selatan: Palau, Mikronesia, Kiribati, Tuvalu, Samoa dan Tonga.
Tapi hari ini, Samoa melaporkan kasus pertamanya. Sehingga negara yang masih bebas dengan kasus virus corona antara lain ialah, Palau, Mikronesia, Kiribati, Tuvalu, Korea Utara, Turkmenistan dan Tonga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI