Suara.com - Roti termasuk menu sarapan yang mudah dibuat. Bagi sebagian orang yang diet atau punya penyakit tertentu, roti gandum sering kali jadi pilihan daripada roti putih biasa. Hal ini karena roti gandum dianggap lebih rendah karbohidrat dibandingkan roti biasa.
Meski begitu, ternyata tidak semua roti gandum atau multigrain yang banyak dijual di supermarket lebih sehat dari roti biasa. lho.
"Roti multigrain berarti terbuat lebih dari satu biji-bijian. Jarang sekali kita menemukan biji-bijian bagus yang dimasukkan ke roti tersebut. Jadi sebetulnya multigrain yang di supermarket tidak sesehat yang kita bayangkan," kata dokter spesialis gizi klinik dr. Nuri Nurhasanah Sp. GK., dalam webinar 'Myth Fact about Nutrition and Sport', Minggu (22/11/2020).
Menurut dokter Nuri, roti multigrain sehat sebaiknya cari yang terdapat label wholewheat atau roti gandum utuh. Sebab biasanya jenis roti itu terbuat dari kumpulan biji-bijian bernutrisi seperti oat, gandum, quinola, dan jagung. Hal itulah yang membuat roti gandum utuh itu kaya serat, juga dengan kadar gula dan lemak yang lebih rendah.
Menurut dokter Nuri, biji-bijian pada roti gandung wholewheat akan larut dalam air dan baik untuk pasien penyakit jantung dan diabetes.
"Lalu quinola itu kaya antioksidan jadi bagus untuk menangkal radikal bebas," tambahnya.
Namun diakui dokter Nuri, sulit mencari roti gandum utuh. Kalaupun dijual di supermarket, tentu dengan harga yang relatif lebih mahal.
"Kalau sekarang yang banyak ditemukan roti gandum asal biji-bijian olahan. Tidak semua biji kaya nutrisi," ucapnya.
Sementara itu, roti putih terbuat dari bahan tepung terigu. Nuri menjelaskan bahwa bahan roti putih sebenarnya sama terbuat dari tepung gandum, tetapi kulit ari yang sebenarnya kaya serat justru dibuang saat pengolahan.
"Jadi nutrisi sebenarnya nggak ada. Hanya karbohidrat saja," pungkasnya.
Baca Juga: Gampang Banget! Resep Pizza Roti Tawar tanpa Oven, Yuk Dicoba
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026