Suara.com - Kebahagiaan menyambut bayi baru lahir tetiba kandas setelah sang ibu, yang melahirkan bayi laki-laki sehat, meninggal akibat Covid-19 beberapa waktu kemudian, bahkan sebelum ia sempat memeluk buah hatinya.
Erika Becerra asal Detroit, AS, tertular virus corona Covid-19 saat hamil 8 bulan. Ia mengalami gejala parah sehingga harus dirawat di rumah sakit.
Karena kondisinya makin parah, dokter mengatakan Becerra perlu melahirkan lebih awal.
"Saat akhir pekan dokter melihat kesehatannya tidak membaik. Mereka memikirkan kondisi sang bayi," jelas Michael Avilez, saudara laki-laki Becerra.
Setelah diinduksi, Becerra melahirkan Diego Antonio Becerra dalam kondisi sehat.
Namun, Avilez menambahkan bahwa kondisi saudaranya itu terus menurun meski Becerra tidak memiliki penyakit komorbid.
Selama dirawat di rumah sakit, Becerra mendapat bantuan ventilator selama 18 hari sebelum kematiannya, lapor Insider.
"Menjelang saat-saat terakhir, dia menangis. Saya tahu dia mendengar kami saat kami berdoa untuknya, kami berbicara dengannya, kami menghiburnya di saat-saat terakhir," sambung Avilez.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan bahwa wanita hamil memiliki risiko komplikasi parah akibat Covid-19.
Baca Juga: Awal Tahun Baru 2021, Covid-19 Masih Menyebar di 34 Provinsi
CDC juga mengungkapkan infeksi virus tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk kelahiran prematur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia