Suara.com - Muhammad Ridho Irama atau lebih dikenal dengan Ridho Rhoma kembali diciduk polisi karena narkoba. Dia dinyatakan positif Amfetamin alias ekstasi.
Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (7/2/2021).
"MR positif amfetamin ya. Amfetamin, itu kan ekstasi kan," kata Kombes Pol Yusri Yunus. Ekstasi sendiri merupakan senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat rekreasi di mana membuat penggunanya menjadi sangat aktif dan mengubah suasana hati.
Sementara melansir dari Medical News Today, Amfetamin adalah stimulator kuat dari sistem saraf pusat. Obat ini digunakan untuk mengobati beberapa masalah kesehatan. Namun, amfetamin juga bisa membuat ketagihan sehingga sering kali disalahgunakan.
Asal dengan resep dokter, amfetamin digunakan untuk mengobati gangguan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Namun kini sudah jarang digunakan.
Selain itu, apabila bukan untuk alasan kesehatan, Amfetamin digunakan untuk tujuan rekreasi dan non-medis dan dapat menyababkan menyebabkan euforia dan menekan nafsu makan. Digunakan di luar konteks medis, amfetamin dapat memiliki efek samping yang parah.
Amfetamin sendiri mengaktifkan reseptor di otak dan meningkatkan aktivitas sejumlah neurotransmiter, terutama norepinefrin dan dopamin. Dopamin dikaitkan dengan kesenangan, gerakan, dan perhatian.
Sementara jika dikonsumsi untuk tujuan pengobatan, amfetamin telah diujicobakan untuk berbagai macam kondisi seperti mengobati ADHD dan depresi. Di masa lalu, obat ini telah digunakan untuk mengobati narkolepsi dan membantu menurunkan berat badan, tetapi sekarang sudah jarang digunakan.
Baca Juga: Mengenal Amfetamin, Narkoba yang Bikin Ridho Rhoma Ditangkap Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?