Suara.com - Sepasang suami istri mengaku bahwa mereka bisa orgasme hanya dengan berpelukan. Bahkan, mereka terlihat gemetar dan mengerang hanya dengan berpelukan biasa.
Melanie dan Scott McClure, yang telah menikah selama sembilan tahun, merupakan praktisi seks tantra, dan mengklaim bahwa praktik seks tersebut membuat mereka dapat mempertahankan klimaks selama 18 jam.
"Kami hanya ingin berbagi bahwa ada banyak cara untuk orgasme, Anda sebenarnya tidak harus berhubungan seks. Anda bisa orgasme hanya dengan berpelukan, seluruh tubuh bisa orgasme," kata Melanie, dilansir The Sun.
Menurutnya, ketika seseorang telah mencapai titik orgasme yang lebih tinggi, semua bagian tubuh dapat memicu orgasme.
"Telinga, leher, payudara, menyentuh seluruh tubuh Anda," sambungnya.
Scott menjelaskan bahwa ada lebih dari satu jenis orgasme dan mengaku ia dan Melanie sudah mengalami semua itu. Bahkan, terkadang hanya dengan bernapas secara bersamaan dapat memicu reaksi seksual.
Mereka juga mendemonstrasikan cara untuk orgasme hanya dengan berpelukan dalam situs website mereka.
"Ada banyak tingkat orgasme. Berpelukan merupakan tingkat terendah dalam orgasme, seperti bagaimana orang-orang umum berhubungan intim," ujar Scott.
Berdasarkan Healthline, tantra memang identik dengan seks, tetapi maksud sebenarnya adalah tentang hubungan, baik dengan diri sendiri atau dengan pasangan.
Baca Juga: Bantu Wanita Tingkatkan Gairah Seks, Lakukan 5 Pengobatan Alami Ini!
Dalam praktiknya, seks tantra dinilai dapat melampaui bidang seksual dan spiritual dengan melakukan hubungan seks yang sangat mediatif, spontan, dan intim.
Seperti yoga, tantra merupakan tentang kesadaran fisik dan spiritual. Energi yang disalurkan selama seks tantra mengalir ke seluruh tubuh dan dapat meningkatkan orgasme.
Salah satu kelas mereka, 'Tantric Tuesdays: Tantric Trasmutation', mengklaim dapat membuat wanita belajar agar mudah orgasme dan secara alami, serta membantu pria untuk orgasme tanpa ejakulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat