Suara.com - Kunyit memiliki beragam manfaat karena mengandung lebih dari tiga ribu komponen alami, termasuk beta-karoten, asam askorbat (vitamin C), kalsium, flavonoid, serat, zat besi.
Dari sekian banyak kandungannya, bahan kimia dalam kunyit yang paling 'dipuji' adalah kurkumin, karena efeknya untuk kesehatan, menurut Live Science.
Efek utama kunyit pada tubuh adalah mengurangi peradangan. Karenanya, kunyit diyakini dapat meredakan gejala menstruasi, terutama kram perut.
Berdasarka laman Turmeric for Health, berikut beberapa manfaat kunyit jika dikonsumsi saat menstruasi.
1. Mengurangi rasa sakit dan malaise
Kunyit memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang menghambat aktivitas enzim inflamasi seperti COX dan LOX, mengurangi produksi prostaglandin (hormon yang memicu nyeri dan peradangan), dan menghambat migrasi sel kekebalan yang meningkatkan peradangan.
2. Kunyit berperan sebagai agen anti-spasmodik (mengurangi kejang pada otot)
Sebuah penelitian terhadap hewan menunjukkan curcuminoid dosis tinggi dapat menghambat kontraksi di uterus dan usus yang diinduksi oleh agen eksternal.
Ini dapat mengurangi kram menstruasi atau sakit perut, dengan menghambat kontraksi serta mengendurkan otot polos usus dan rahim.
Baca Juga: Ampuh! 5 Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi
3. Mengurangi perubahan suasana hati dan depresi yang berhubungan dengan menstruasi
Gangguan dysphoric pramenstruasi adalah suatu kondisi di mana wanita menghadapi depresi berat, mudah tersinggung, dan perubahan suasana hati sebelum siklus menstruasi. Perubahan hormonal memang cenderung mempengaruhi mood.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kunyit memodulasi bahan kimia otak dan meningkatkan pertahanan antioksidan untuk mengekang gejala seperti kecemasan. Bahan kimia ini juga mampu mengatasi dampak stres dan meningkatkan kognisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens