Suara.com - Tidak dapat disangkal bahwa vitamin memainkan peran penting untuk tubuh Anda. Bagaimanapun, vitamin menjadi asupan yang menjaga dan meningkatkan kesehatan.
Melansir dari Healthshots, vitamin berfungs sebagai katalisator khusus untuk mengatur metabolisme tubuh. Vitamin sendiri dikategorikan secara luas menjadi larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan larut dalam air (vitamin C dan B kompleks) di mana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
Meski sudah diketahui bahwa vitamin penting bagi kesehatan, banyak orang yang memiliki kekurangan asupan vitamin. Lebih rinci lagi, berikut beberapa kekurangan vitamin paling umum, antara lain:
1. Vitamin A
Vitamin A terutama bertanggung jawab untuk penglihatan. Jadi, jika Anda mengalami kekurangan ini, maka Anda bisa mengalami kekeringan pada mata hingga kebutaan.
2. Vitamin D
Vitamin D adalah vitamin yang sangat penting. Ini dapat menyebabkan osteoporosis tulang jika kadarnya tidak memadai. Vitamin ini juga memainkan peran penting dalam PCOS karena membuat siklus menstruasi tetap teratur.
Kadar vitamin D juga penting dalam kehamilan karena untuk pencegahan keguguran dan prematur.
3. Vitamin E
Baca Juga: Agar Tetap Fit Saat Ramadhan, Ini Tips Konsumsi Suplemen Vitamin yang Tepat
Vitamin E merupakan zat antioksidan yang sangat baik di mana berfungsi bersama selenium untuk mencegah kerusakan membran sel. Kekurangannya vitamin E dalam tubuh dapat menyebabkan anemia dan dapat memengaruhi tulang belakang serta serat retinal mata.
4. Vitamin K
Vitamin K berguna untuk pembekuan darah dan perkembangan tulang. Jadi, kekurangannya vitamin E bisa menyebabkan gangguan perdarahan.
5. Vitamin C
Vitamin yang terdapat pada buah jeruk ini penting untuk pembentukan kolagen dan membantu dalam penyerapan zat besi dalam tubuh. Jadi, jika Anda kekurangan asupan vitamin c maka dapat menyebabkan penyakit kudis, gusi berdarah, mudah memar, demam, infeksi (saluran pernapasan), dan masalah penyembuhan luka.
6. Vitamin B Kompleks
Vitamin B Kompleks diperlukan untuk berfungsinya sistem saraf, sistem pencernaan, dan sistem kardiovaskular. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan beri-beri yang ditandai dengan nyeri dan kelumpuhan pada kaki dan lengan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang