Suara.com - Selama puasa Ramadan, tentu perlu tingkatkan kekebalan tubuh. Selain menangkal berbagai penyakit, asupan nutrisi yang baik juga baik untuk memberi pertahanan pada tubuh.
Melansir dari Times Of India, menurut pendiri QUA Nutrition Ryan Fernando, mengkonsumsi beberapa makanan serta suplemen, dapat membantu meningkatkan kekebalan.
“Kekebalan yang rendah disebabkan karena adanya faktor, termasuk gizi yang buruk. Namun, beberapa makanan serta suplemen dapat membantu meningkatkan kekebalan,” ungkap Ryan Fernando.
Berikut tujuh asupan nutrisi yang perlu Anda konsumsi di rumah sebelum menjalani aktivitas puasa. Apa saja?
Jeruk
Jeruk memiliki kandungan vitamin C, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sekaligus melindungi sel dan mendorong perkembangan. Hal ini baik untuk mengembangkan fungsi sel kekebalan.
Jambu biji
Jambu biji dikenal karena memiliki vitamin C, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapatmenangkal dari penyakit dan patogen. Selain itu, kandungan Quercetin, likopen, vitamin C, dan polifon juga membantu menjaga kesehatan, sehingga manfaat kandungan tersebut baik untuk menangkal radikal bebas.
Jahe
Baca Juga: 5 Keutamaan Puasa Syawal, Seperti Puasa Terus Menerus
Jahe mengandung gingerol, yang dikenal dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan gingerol pada jahe ini, terbukti dapat menghambat replikasi virus dalam tubuh.
Bawang putih
Kandungan efek antivirus, anti jamur, dan anti bakteri disebabkan adanya alicin, yang merupakan senyawa aktif pada bawang putih. Mengkonsumsi bawang putih lewat makanan yang sudah dimasak matang, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga manfaat ini baik untuk menangkal dan melawan penyakit.
Kunyit
Kunyit memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, seperti bahan aktif kurkumin dan anti-inflamasi. Karena itu, kunyit dapat menangkal virus dalam tubuh, sekaligus memperlambat replikasi virus.
Lada hitam
Lada hitam mengandung vitamin C yang bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh secara alami, yang juga sebagai bentuk antibiotik. Selain itu, lada hitam juga telah terbukti menghasilkan lebih banyak sel T-killer dalam tubuh.
Buah amla
Buah amla telah digunakan sebagai pengobatan rumahan yang efektif, bahkan buah ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan infeksi penyakit. Lewat kandungan vitamin C, buah ini juga membantu memproduksi sel darah putih, yang juga merupakan antioksidan kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa