Suara.com - Saat ini penyebaran varian baru virus corona India yang tak terkendali menimbulkan kekhawatiran. Mutasi baru virus corona Covid-19 ini dikhawatirkan kebal terhadap antibodi yang terbentuk setelah vaksinasi.
Karena itu, penting untuk memperhatikan tanda-tanda infeksi virus corona Covid-19. Apalagi munculnya berbagai varian baru virus corona bisa menimbulkan gejala khasnya masing-masing.
Sampai sekarang, banyak orang-orang di Inggris yang melaporkan perubahan suara sebagai gejala virus corona Covid-19 yang dialaminya.
Data dari semua laporan itu pun menunjukkan suara parau salah satu gejala virus corona yang paling banyak dialami orang-orang.
Tapi, tim peneliti mengatakan suara serak bukanlah gejala virus corona Covid-19 yang umum. Di sisi lain, banyak staf klinis yang mengalami suara serak sebagai gejala virus corona selama pandemi.
Perubahan suara akibat virus corona Covid-19 ini pun bisa berbeda-beda pada setiap orang. Adapun 5 jenis perubahan suara yang mungkin terjadi, seperti suara terdengar lebih parau, serat atau kasar, lebih pelan dan berubah nadanya.
Jika Anda mengalami suara serak sebagai gejalanya, Anda mungkin juga akan berusaha jauh lebih keras untuk berbicara dengan orang lain. Para peneliti pun berusaha menjelaskan penyebab perubahan suara akibat virus corona Covid-19 tersebut.
"Kami tahu bahwa virus corona Covid-19 memengaruhi jaringan dalam sistem pernapasan kita, di mana kotak suara (laring) berada di dalamnya. Hal inilah yang membuat beberapa pasien mengalami perubahan suara," jelas para peneliti dikutip dari Express.
Meskipun perubahan suara ini bukan predictor virus corona Covid-19 yang kuat, Anda harus menjalani tes Covid-19 untuk memastikannya. Apalagi Anda sedang mengalami perubahan suara menjadi serak yang sulit dijelaskan penyebabnya.
Baca Juga: Kabar Baik, Ilmuwan Temukan Pil Potensial untuk Bunuh Virus Corona Covid-19
Anda juga bisa menjalani tes Covid-19 bila mengalami demam, menggigil, batuk terus-menerus, kehilangan bau dan rasa, sakit kepala, sakit tenggorokan dan ruam kulit.
Jika Anda mengalami salah satu gejala Utama virus corona Covid-19 tersebut, Anda disarankan melakukan tes PCR untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Selain itu, Anda harus mengisolasi diri di ruangan sendiri. Sedangkan, orang yang tanggal satu rumah juga harus karantina sampai hasil tes Covid-19 keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?