Suara.com - Sakit kepala sebelah atau migrain jadi keluhan umum yang dialami banyak orang. Meskipun terkesan ringan tapi sakit kepala sebelah bisa menganggu aktivitas sehari-hari.
Banyak orang umumnya akan lebih memilih membeli obat dari warung. Tapi, alih-alih mengonsumsi obat kimia, yang diakui punya hasil instan tapi memiliki efek samping, dokter Zaidul justru memberikan pengobatan tradisional. Salah satunya bekam.
"Bawa ke herbalis atau melakukan pembekaman, karena bekam juga sangat baik untuk menghilangkan pusing-pusing atau nyeri-nyeri," ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official dikutip suara.com, Kamis (8/7/2021).
Adapun bekam bisa dilakukan di sekitar bahu dan kepala. Namun kata dokter Zaidul sebelum bekam disarankan meredakan gejala sakit kepala sebelah dengan mengonsumsi air jahe.
"Minum air jahe itu bisa jadi salah satu anti nyeri yang sangat baik," imbuh dr. Zaidul.
Eits, minum air jahe juga tidak boleh asal. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK-UNDIP) itu mengingatkan tidak boleh mengonsumsi makanan yang bisa melemahkan kinerja air jahe, yaitu tepung-tepungan atau makanan mengandung gula.
"Tepung-tepungan atau mengandung gula tinggi itu saran saya stop dulu, dan perbanyak air putih," ungkapnya.
Selain itu menurut dr. Zaidul pijatan akan sangat membantu untuk melancarkan aliran darah dan meredakan pusing akibat dari sakit kepala sebelah.
Baca Juga: Seorang Warga Batam Alami Mati Rasa Sebagian Tubuh Usai Divaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak