Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat ramai alias viral, tanaman obat atau herbal, Qusthul Hindi asal India, berupa kayu yang dipercaya bisa mengobati Covid-19.
Namun hingga kini belum bisa dibuktikan kebenaran tentang khasiatnya yang diyakini bisa membantu mengobati Covid-19. Yang menjadi pertanyaan, apa sih sebenarnya Qusthul hindi itu?
Qusthul Hindi adalah herbal asal India yang memiliki nama ilmiah Saussurea Costus.
Ekstrak Qusthul Hindi digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional, dan dikenal dengan nama minyak atsiri.
Mengutip Verywell Health, Jumat (6/8/2021) qusthul hindi banyak tumbuh subur di dataran tinggi beriklim alphine.
Kerap digunakan selama berabad-abad lamanya di Tibet dan obat tradisional Tiongkok karena tanaman ini diyakini punya efek anti inflamasi, antimikroba, dan analgesik atau penghilang rasa sakit pada manusia.
Jika di India dikenal dengan sebutan qusthul hindi, tanaman obat ini mendapat sebutan yang berbeda di berbagai negara.
Di Jepang misalnya, qusthul hindi disebut Mokkou, sedangkan dalam pengobatan tradisional China disebut Mu Xiang.
Baca Juga: Waspada Konsumsi Herbal Qusthul Hindi, Dokter Zaidul Akbar Ungkap Alasannya
Herbal qusthul hindi disebut bersifat panas yang mengandung senyawa, terpen yang bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan, dengan bekerja menekan enzim siklooksigenase atau COX.
COX adalah sejenis enzim yang biasanya ditargetkan oleh obat anti inflamasi non steroid seperti ibuprofen dan anaproxen.
Dalam pengobatan herbal qusthul hindi atau saussurea, kerap digunakan untuk mengobati berbagai macam masalah kesehatan, antara lain untuk jerawat, takut ketinggian, angina, kecemasan, radang sendi, asma, bronkitis, kolera, pilek, disentri, radang perut, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, menstruasi tidak teratur, cacing usus, asalah hati, kejang otot, artritis reumatoid, dan bisul.
Perlu diingat, semua penyembuhan penyakit ini masih sebatas pengobatan tradisional. Hingga saat ini hanya ada sedikit bukti klinis yang menunjukkan qusthul hindi bisa mencegah dan mengobati penyakit apapun.
Risiko Efek Samping
Husthul hindi atau saussurea costus adalah tanaman anggota keluarga bunga daisy yang bisa menyebabkan alergi pada orang dengan alergi dandelion, aster, dahlia, kosmos, krisan, dan zinna.
Hingga saat ini belum diketahui apakah husthul hindi bisa menyebabkan kontraindikasi pada obat dan suplemen lain.
Namun untuk mencegahnya disarankan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun, termasuk qusthul hindi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma