Suara.com - Artis Tasya Kamila diketahui baru saja pindah ke Amerika bersama suami dan anaknya. Sebelum berangkat ke Amerika. ia telah mendapatkan vaksin Sinovac di Indonesia. Dan menurutnya, tak ada masalah dengan jenis vaksin yang didapatnya tersebut saat melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat (AS).
Hal ini ia sampaikan melalui Instagram Strory-nya, lantaran banyak orang yang mempertanyakan pengakuan vaksin Sinovac di luar negeri. Tasya mengaku dirinya tidak menemui kendala apapun selama perjalanan menuju negara tempat ia pernah berkuliah itu. Alih-alih bukti vaksinasi, Tasya mengatakan hasil tes PCR atau polymerase chain reaction tes lebih dibutuhkan sebagai syarat penerbangan ke Amerika Serikat.
"Kemarin dari berangkat sampai di imigrasi USA nggak diminta bukti vaksin sama sekali. Untuk naik pesawat butuh hasil PCR, termasuk Arassya (anak Tasya) juga waktu itu PCR dulu," ujar Tasya melalui instagram story-nya, dikutip suara.com, Kamis (2/9/2021).
Tasya juga bercerita bahwa saat berjalan-jalan di kota New York, dan makan di restoran atau dine in, memang ada beberapa yang menjadikan syarat vaksinasi untuk bisa makan di tempat.
Tapi itu khusus untuk restoran dengan konsep indoor atau tertutup di dalam ruangan. Namun, syarat vaksin tidak diperlukan jika makan di restoran dengan konsep luar ruangan atau outdoor.
"Kebanyakan restoran sekarang bisa dine in dan menyediakan outdoor dining space (apalagi sekarang summer jadi cuaca enak buat nongkrong di luar gitu). Buat makan di dalam biasanya perlu nunjukin kartu vaksin," tulis Tasya.
Tapi syarat kartu vaksin ini juga nyatanya tidak menyulitkan mantan penyanyi cilik ini, karena kartu vaksin Sinovac tetap bisa digunakan dan diakui di restoran yang beroperasi di New York, tempat Tasya saat ini tinggal.
"Sepengalaman aku sih kartu vaksin Sinovac, diterima-terima saja untuk bisa dine in (makan di tempat)," pungkasnya.
Baca Juga: Arab Saudi Perbolehkan Vaksin Sinovac, Jamaah Indonesia Ternyata Belum Bisa Umrah
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh