Suara.com - Vitamin D adalah vitamin yang diproduksi tubuh ketika terpapar sinar matahari. Tapi, vitamin D ini juga bisa ditemukan pada beberapa makanan sehari-hari.
Dr Rupy Aujila, seorang profesional medis dan ahli gizi pernah membahas perihal asupan vitamin D alami dari makanan. Rupy Aujila merekomendasikan orang mengonsumsi makanan ini selama musim dingin, ketika paparan sinar matahari lebih sedikit.
Dr Rupy menjelaskan vitamin D bukan hanya vitamin, tetapi juga hormon yang bermanfaat. Sebenarnya, vitamin D adalah hormon yang memiliki banyak efek berbeda.
Vitamin D ini bertanggung jawab atas serangkaian hal yang berbeda, seperti fungsi sistem kekebalan, suasana hati, dan metabolisme. Adapun makanan yang mengandung vitamin D cukup tinggi, antara lain telur, ikan berlemak, mackerel, dan sarden.
"Anda juga bisa mengonsumsi jeroan dan jamur yang kaya vitamin D. Tapi, konsumsi makanan itu mungkin tidak akan mencapai kadar asupan vitamin D harian yang dibutuhkan, kecuali Anda mengonsumsi suplemen," kata Dr Rupy dikutip dari Express.
Tapi, ada beberapa ahli yang tidak setuju dengan mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan asupan vitamin D dalam tubuh. Meski begitu, Dr Rupy menilai hal itu tidak berbahaya.
"Anda mungkin juga mengonsumsi suplemen karena ada mekanisme yang masuk akal," katanya.
Suplemen bisa meningkatkan kesehatan ketika konsumsi makanan sehat saja tidak cukup. Ahli gizi lain, Rosie Miller, mengatakan vitamin D adalah vitamin yang paling baik dikonsumsi selama musim dingin.
Asupan vitamin D ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang, karena akan membantu tubuh memproses kalsium. Jumlah vitamin yang rendah dalam darah telah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular dan kanker
Baca Juga: Studi Baru, Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penyintas hingga 30 Persen!
Adapun gejala seseorang kekurangan vitamin D, termasuk:
- Perubahan suasana hati
- Kelemahan otot, sakit dan kram
- Kelelahan
- Masalah tulang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?