Suara.com - Keguguran terjadi ketika kehamilan berakhir secara tak terduga sebelum berusia 20 minggu. Kondisi ini bisa menjadi perjuangan bagi calon ibu dan dapat menyebabkan tekanan emosional.
Secara umum, tidak ada alasan klinis bagi wanita untuk hamil lagi. Tetapi biasanya dokter menyarankan agar untuk menunggu hingga merasa siap secara mental dan fisik.
Berdasarkan Insider, faktor terbesar yang menentukan kapan seorang wanita yang baru keguguran bisa hamil lagi adalah masa ovulasi berikutnya.
Umumnya, siklus menstruasi akan kembali normal dalam waktu 4 hingga 6 minggu. Tetapi akan berbeda pada setiap orang.
Sebaiknya tidak menunggu lama untuk hamil lagi setelah keguguran. Sebuah studi pada 2016 menunjukkan 53% wanita yang mencoba hamil lagi dalam waktu 3 bulan setelah keguguran lebih berhasil daripada 36% yang menunggu lebih dari waktu itu.
Cara meningkatkan peluang hamil lagi
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang hamil, salah satunya mengonsumsi vitamin prenatal, seperti asam folat.
Sangat penting juga untuk memastikan bahwa calon ibu yang memiliki kondisi medis tertentu tetap terkontrol, misalnya tekanan darah tinggi atau diabetes.
Menjaga gaya hidup sehat juga sangat diperlukan, seperti pola makan seimbang, olahraga teratur, dan mengontrol tingkat stres.
Baca Juga: Sama-sama Hamil Anak Pertama, Intip 6 Potret Persahabatan Lesti Kejora dan Margin Wieheerm
Tidak perlu takut untuk hamil lagi, sebab sebagian besar calon ibu tetap bisa hamil secara normal setelah keguguran.
"Sebagian besar wanita akan hamil secara normal setelah satu kali keguguran," tandas Sohinee Bhattacharya , dosen senior di Obstetric Epidemiology di University of Aberdeen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem