Suara.com - Hormon memiliki tugas penting di dalam tubuh, yakni sebagai pembawa pesan kimia ke berbagai organ dan jaringan tubuh untuk memastikan itu semua berfungsi dengan baik.
Berdasarkan Times of India, hormon disekresikan dari kelenjar endokrin, yang mengatur semuanya, dari meningkatkan metabolisme hingga menjaga kesehatan reproduksi.
Tetapi, ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon, salah satunya makanan. Berikut makanan-makanan tersebut:
1. Daging merah
Daging merah tinggi lemak kaya akan lemak jenuh dan terhidogenasi, yang tidak sehat apabila sering dikonsumsi.
Makan daging merah secara berlebihan juga dapat meningkatkan kadar estrogen sehingga akan memperburuk ketidakseimbangan hormon.
Jadi, lebih baik mengganti daging merah dengan ikan atau telur, atau daging tanpa lemak, yang sarat asam lemak omega-3.
2. Pemanis buatan
Ada banyak minuman yang mengganti gula alami dengan pemanis buatan, seperti stevia.
Baca Juga: Tak Perlu Minum Obat, 5 Pose Yoga Ini Bisa Atasi Ketidakseimbangan Hormon
Namun, sering mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan dapat menganggu keseimbangan hormon. Sebab, kelebihan stevia dapat berdampak buruk pada kesuburan atau siklus menstruasi.
3. Sayuran silangan
Tidak semua sayuran baik untuk kesehatan. Sayuran silangan, seperti kembang kol, brokoli, dan kangkung, dapat menyebabkan peradangan apabila dikonsumsi secara berlebihan.
Banyak mengonsumsi sayuran tersebut juga dapat memengaruhi kelenjar tiroid, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan hormon.
4. Makanan olahan
Makanan olahan kaya akan gula, garam, pengawet. Kombinasi itu semua dapat menyebabkan stres tubuh dan meningkatkan risiko obesitas, yang bisa menganggu keseimbangan hormon,
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS