Kamu perlu memperhatikan apa yang kamu katakan kepada seseorang yang memiliki pemikiran bunuh diri. Kamu tidak mau menyangkal kesulitan atau bertanya seperti “ bagaimana mungkin kamu bisa merasakan hal tersebut?” atau “ kenapa kamu mau mati? Kamu memiliki banyak hal di dunia ini” mencoba untuk menyelesaikan masalah kepada mereka tidak akan membantu, mungkin sesuatu hal yang terlihat sangat kecil untuk kamu selesaikan, dapat menjadi sulit untuk orang selesaikan. Untuk dapat memahami perasaan mereka dan menawarkan harapan terhadap mereka pada waktu yang sama, kamu dapat melakukan hal ini,
- “Hal tersebut sangatlah sakit, aku berterima kasih kalau kamu mau bercerita denganku, apa yang bisa aku bantu?”
- “Aku mengerti, mungkin segala hal terasa sangat sulit sekarang. Tapi mungkin akan sulit untuk melihat solusi disaat keadaan sedang tidak baik – baik saja”
- “Aku khawatir sama kamu karna aku peduli kepadamu, aku ingin menawarkan dukungan yang aku bisa, kamu boleh cerita denganku”
6. Tawarkan dukungan
Jika temanmu memiliki pemikiran tentang bunuh diri namun tidak memiliki rencana dan resiko tinggi, mereka mungkin akan merasa lebih baik setelah bercerita tentang kesulitan mereka. namun hal tersebut tidak dapat dikatakan telah baik – baik saja.
Mereka mungkin akan melanjutkan untuk berdamai dengan pemikiran bunuh diri sampai pada mereka menemukan pertolongan tentang apa yang menjadi permasalahan mendasar mereka. tetaplah perhatian kepada temanmu untuk mengingatkan mereka bahwa kamu masih peduli meskipun setelah masalah telah selesai. Periksalah perasaan mereka dengan mengatakan seperti “hai, aku masih memikirkan tentangmu. Apa yang sedang kamu lakukan?” atau “ingat ya, bahwa aku selalu disini jika kamu ingin bercerita”
7. Sarankan ke psikolog atau psikiater
Kamu bisa membantu mereka dengan menyarankan bantuan profesional untuk melakukan terapi tentang pemikiran bunuh diri yang terus berulang – ulang. Ingatlah meskipun kamu yakin hal tersebut dapat membantu, kamu tidak bisa membantu mereka untuk pergi menjalani terapi.
Kamu akan merasa sedih untuk melihat dia berjuang sendiri, tapi katakanlah pada mereka bahwa apa yang kamu lakukan mungkin tidak berguna, dengan begitu mereka akan menyadari untuk peduli terhadap batasan yang mereka miliki. Kamu mungkin tidak bisa menawarkan solusi lain kepada kesulitan mereka tapi terapi dapat membantu mereka yang memiliki pemikiran bunuh diri. Jika mereka menolak, kamu dapat menemani mereka untuk menjalani terapi atau bawa dia ke tempat pertemuan pertama.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Baca Juga: Penyandang Dana Bom Mapolresta Solo Minta Maaf, Gibran: Semoga Itu yang Terakhir
Penulis: Maria Mery Cristin Nainggolan
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance