Suara.com - Umumnya, wanita akan mulai melakukan tes kehamilan ketika terlamat menstruasi. Padahal tanda kehamilan tidak hanya berupa terlambat menstruasi.
Menurut Giulia Guerrini, apoteker digital Medino's mengatakan ada 7 tanda kehamilan lainnya yang perlu diketahui wanita.
"Salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum adalah terlambat menstruasi. Jika Anda memiliki siklus menstruasi bulanan yang teratur, tidak datang bulan selama seminggu atau lebih bisa menjadi tanda kehamilan," kata Giulia dikutip dari Mirror UK.
Walau begitu, terlambat menstruasi tidak selalu menjadi tanda kehamilan semua wanita. Ada beberapa faktor yang bisa membuat menstruasi terlambat, seperti stres dan penambahan atau penurunan berat badan.
Berikut ini beberapa tanda kehamilan lainnya yang perlu diketahui.
1. Pendarahan implantasi
Jika Anda mengalami pendarahan apa pun selama, sebelum atau setelah menstruasi, ini bisa menjadi tanda kehamilan.
Beberapa wanita bisa mengalami bercak merah pada awal kehamilan yang disebabkan oleh pendarahan implantasi. Proses ini terjadi sekitar 6 sampai 14 hari setelah sel telur dibuahi.
2. Payudara sakit
Baca Juga: RSKI Galang Batam Hampir Penuh, Dominasi Pasien Covid-19 dari PMI, TIdak Ditemukan Omicron
Tanda kehamilan memicu perubahan hormonal dalam tubuh, salah satu bentuknya adalah payudara yang terasa sakit.
Kondisi ini dapat diidentifikasi dengan perasaan nyeri tekan atau kesemutan, serta membuat susu menjadi lebih gelap dan pembuluh darah menjadi lebih terlihat. Namun, saat tubuh Anda mulai menyesuaikan diri dengan kehamilan, gejala-gejala ini akan mulai memudar.
3. Mual terus-menerus
Mual terus-menerus atau morning sickness merupakan tanda kehamilan yang biasanya terjadi pada 4-6 minggu kehamilan. Kondisi ini tidak hanya terjadi di pagi hari, tetapi juga terkadang pada siang dan malam hari.
4. Mengidam
Mengidam adalah tanda lain dari kehamilan. Mengidam ini bisa digambarkan berupa keinginan yang sangat kuat untuk mengonsumsi minuman dan makanan tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem