Suara.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus ikut angkat suara terkait dengan invasi Rusia terhadap Ukraina. Ia mengaku sedih dan khawatir terhadap kondisi orang-orang di Ukraina.
"Saya patah hati dan sangat prihatin dengan kesehatan orang-orang di #Ukraina dalam krisis yang meningkat," tulis Tedros di Twitter baru-baru ini.
Ia mengatakan bahwa sistem kesehatan harus terus berfungsi untuk memberikan perawatan penting kepada orang-orang untuk semua masalah kesehatan.
Lebih lanjut, Tedros mengatakan bahwa hukum humaniter internasional menyerukan perlindungan fasilitas kesehatan, pekerja, pasien, transportasi, dan persediaan. Sebagai bagian dari peran WHO untuk mendokumentasikan serangan terhadap kesehatan, ia mengeaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan melaporkan insiden tersebut.
“Saya menyerukan perdamaian dan akses berkelanjutan untuk pengiriman bantuan kemanusiaan di Ukraina. Saya telah mengeluarkan $3,5 juta lagi dari Dana Kontingensi WHO untuk Keadaan Darurat untuk membeli dan mengirimkan pasokan medis yang mendesak. Ini menambah persediaan yang kami tempatkan di fasilitas kesehatan, ”tweet itu menyimpulkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya