Suara.com - Sejak pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, virus corona Covid-19 varian Omicron telah memiliki sub varian terbaru, salah satunya Omicron siluman.
Hingga saat ini, setidaknya ada lima varian yang telah terdaftar di Organisasi Kesehatan Dunia WHO.
Subvarian Omicron yang dikenal sebagai BA.2 ini, dikatakan lebih menular. Hal itu diungkap oleh Pimpinan Teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, di mana disebut Omicron siluman lebih menular dibanding subvarian BA.1 yang dominan.
Melansir dari Times of India, WHO saat ini sedang memantau BA.2 untuk melihat apakah subvarian ini dapat meningkatkan jumlah infeksi baru, mengingat varian BA.1 telah mendominasi negara dunia.
Gejala Umum dari Omicron Siluman
Sebuah laporan mengungkapkan, ada gejala umum yang terjadi pada orang yang terinfeksi varian Omicron siluman.
Gejala tersebut antara lain pusing atau vertigo, yang dapat menjadi salah satu tanda awal infeksi. Para ahli mengatakan, orang yang mengalami kelelahan juga menjadi salah satu gejala pada infeksi subvarian Omicron.
Meski demikian, ada gejala ringan lainnya yang bisa terjadi seperti pilek, tenggorokan gatal, sakit kepala, kelelahan, bersin, nyeri tubuh, keringat malam, kehilangan nafsu makan, dan muntah-muntah.
Tak hanya itu, seorang yang tertular varian Omicron siluman juga bisa mengalami pingsan, kabut otak, ruam kulit, dan konjungtivitis.
Di samping itu, para peneliti di Denmark telah menemukan bahwa BA.2 diketahui 1,5 kali lebih mudah menular dibanding BA.1, bahkan tetap bisa menginfeksi orang yang telah divaksinasi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Utang Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Segera Dibayarkan ke RS
Meski begitu, orang yang sudah divaksinasi secara lengkap lebih kecil kemungkinan tertular Omicron siluman dibanding orang yang tidak divaksinasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak