Suara.com - Berbagai bahan alami, jika digunakan dengan benar, akan memberikan manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah minyak kelapa. Manfaat minyak kelapa ternyata cukup banyak, dan bisa memberikan efek jangka panjang. Tak heran, minyak kelapa asli memiliki harga yang cukup mahal.
Kandungan dalam Minyak Kelapa
Setidaknya ada dua kandungan utama yang dimiliki minyak kelapa. Pertama adalah asam lemak jenuh, dan yang kedua asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh sendiri terdiri dari asam laurat, asam miristat, dan palmitat. Meski bisa meningkatkan kadar LDL, namun kadarnya sedikit sehingga tidak berbahaya.
Untuk asam lemak tak jenuhnya sendiri menjadi sumber dari semua manfaat yang dimiliki.
Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan
1. Meningkatkan Fungsi Kognitif
Salah satu kandungan minyak kelapa adalah keton, yang diklaim baik untuk memori. Selain itu, minyak kelapa juga mampu menurunkan risiko Alzheimer dan meningkatkan fungsi kognitif. Penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk hal ini.
2. Kesehatan Gigi
Tahukah Anda bahwa minyak kelapa sering dijadikan obat kumur? Tren ini muncul sejak lama, karena dipercaya dapat menjaga kesehatan gigi. Cara menggunakannya adalah mengoleskan minyak di rongga mulut, kemudian berkumur selama beberapa detik.
Baca Juga: Benarkah Minum Susu Bisa Tingkatkan Kadar Kolesterol? Ini Faktanya!
3. Mencegah Penyakit Liver
Dalam studi yang dimuat dalam Journal of the Science Food and Agriculture, konsumsi minyak kelapa pada tikus percobaan yang mengalami penyakit liver dapat membantunya pulih dan memiliki kesehatan lebih baik setelah 4 minggu.
4. Kesehatan Kulit
Jika dicermati beberapa produk kecantikan memiliki kandungan minyak kelapa di dalamnya. Secara praktis memang minyak kelapa memiliki manfaat untuk menyehatkan kulit. Selain meningkatkan fungsi pelindung kulit, minyak ini juga menawarkan efek antiinflamasi.
5. Meningkatkan Kadar Kolesterol Baik
Manfaat utama dari minyak kelapa adalah untuk meningkatkan kadar kolesterol baik atau biasa dikenal dengan HDL. Kandungan trigliserida rantai menengah adalah kandungan paling berperan untuk hal ini. Penelitian lebih lanjut terus dilakukan, untuk memastikan hal ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?