Suara.com - Sebuah mengejutkan menunjukkan dampak yang menghancurkan pada seorang ayah yang menderita tiga kali stroke. Bahkan, sebagian tengkoraknya harus dicabut.
Dilansir dari Metro UK, Neil Jones, mengalami stroke hemoragik yang mengubah hidup pada April tahun lalu. Penyakit itu diikuti oleh dua lagi tak lama kemudian.
Mantan kopral tentara itu koma selama dua bulan dan bagian kiri tubuhnya lumpuh.Bagian tengkorak Neil diangkat sehingga ahli bedah bisa meredakan pembengkakan di otaknya, yang membuatnya menderita sakit kepala 'mengerikan'.
"Saya menderita sakit kepala yang mengerikan dari mana tengkorak saya telah dihilangkan dan diganti tetapi saya perlahan-lahan mendapatkan kendali atas itu," kata dia.
Ia mengatakan bahwa otaknya yang bengkak menyebabkan lebih banyak kerusakan sehingga tengkorak saya diangkat dan dibiarkan otak saya tidak diikat.
"Saya kemudian mengalami pendarahan lagi dan menjalani operasi lubang duri untuk mengalirkan darah."
Operasi lubang duri biasanya dilakukan dalam situasi darurat, dan melibatkan lubang yang dibor ke dalam tengkorak untuk mengobati hematoma subdural.
Lubang-lubang ini mengurangi tekanan di otak, tetapi prosedur ini memiliki sejumlah risiko, termasuk potensi kejang dan pendarahan lebih lanjut.
Neil mengalami koma selama dua bulan setelah operasinya, dan tiga bulan kemudian kembali ke ruang operasi untuk perawatan lebih lanjut pada hematoma terpisah di sisi berlawanan dari otaknya.
Baca Juga: Jangan Abaikan Sakit Leher dan Bahu, Ini Bisa Jadi Masalah Kesehatan Serius!
"Mereka menguras ini dan kemudian masuk kembali dan mengikat tengkorak saya kembali ke bawah," kata Neil.
"Saya dalam keadaan koma pada awalnya tetapi menderita sakit kepala sejak itu. Mereka jauh lebih sedikit sekarang daripada di awal, mereka mengerikan.”
Ketika dia diizinkan pulang pada 23 Desember setelah delapan bulan di rumah sakit, Neil mengatakan dia 'tidak bisa melakukan apa-apa." kata dia.
Tapi sekarang, setelah pulang, dia bisa berdiri selama sekitar sepuluh detik dan mulai kembali bergerak di kaki kirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?